Mohon tunggu...
Boby Lukman Piliang
Boby Lukman Piliang Mohon Tunggu... Penulis, Penyair dan Pemimpi Kawakan

Penulis, Penyair dan Pemimpi Kawakan

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Rumah dan Mobil Pintar, Warisan Kepintaran Ibu Ani Yudhoyono

20 Juni 2019   15:57 Diperbarui: 20 Juni 2019   16:09 0 0 0 Mohon Tunggu...

Semasa menjadi Ibu Negara saat Susilo Bambang Yudhoyono menjabat sebagai Presiden RI ke Enam periode 2004 -204 silam, ada satu kenangan yang melekat di benak saya. Meski bukan menjadi bagian dari Tim Kepresidenan dan Kabinet, namun setidaknya saya ikut menjadi bagian dari sebuah program yang digagas oleh Mendiang Ibu Ani Yudhoyono. Apa itu? Rumah dan Mobil Pintar.

Program Rumah dan Mobil Pintar adalah sebuah program yang digagas langsung oleh Ibu Ani semasa Beliau mendampingi Presiden SBY menjalankan tugas sebagai Presiden. Ibu Ani Yudhoyono disela-sela kesibukannya mendampingi Kepala Negara, tidak pernah lupa untuk menunjukkan kepeduliannya kepada peningkatan mutu dan perbaikan dunia pendidikan.

Ibu Ani Yudhoyono dan SIKIB menggagas berdirinya Rumah dan Mobil Pintar ini pada awalnya untuk memberikan kontribusi pada pemerintahan guna mewujudkan pendidikan Indonesia yang lebih maju dan terarah. Langkah pertama yang ditempuh adalah pada tahun 2005 SIKIB menggelar pertemuan guna menjalin kesepahaman dan kepedulian bersama kementrian dan lembaga terkait. Salah satu point penting dari pertemuan perdana itu adalah pentingnya memajukan pendidikan, kesehatan dan lingkungan sebagai landasan pengembangan kecerdasan dan wawasan anak. Ibu Ani sendiri menilai bahwa lingkungan terkecil yaitu keluarga harus dijadikan fokus utama karena bangsa Indonesia bermula dari keluarga, dan berlanjut di tangan anak-anak.

Pertemuan demi pertemuan terus digelar dan dilanjutkan dengan menyusun program kerja yang meliputi sejumlah bidang, seperti Indonesia Pintar, Indonesia Hijau, Indonesia Sehat, Indonesia Peduli dan Indonesia Kreatif. Program Indonesia Pintar sendiri dimulai dengan meluncurkan Mobil Pintar yang bekerja sama dengan berbagai pihak swasta.

Perdana hadir di masyarakat, program itu langsung mendapatkan respon positif dari masyarakat. Hal itu kemudian memacu semangar SIKIB untuk terus mengembangkannya menjadi program yang lebih luas dengan mendirikan beberapa Rumah Pintar, yang terletak di beberapa lokasi dengan pengelolaan berbasis komunitas.

Program itulah yang sampai saat ini terbukti membantu pemerintah dalam memajukan program peduli pendidikan. Pada tahun 2007, sudah tercatat ada belasan unit Mobil Pintar dengan ribuan koleksi buku yang mencapai 14 ribu judul. Tidak hanya sampai disana, program ini bahkan semakin mendapatkan apresiasi dan ditunjang dengan keberadaan Motor Pintar yang beroperasi ke berbagai pelosok. Catatan SIKIB terakhir, jumlah Rumah Pintar pada tahun 2015 mencapai 250 di seluruh pelosok Indonesia.

Apresiasi atas keberadaan Rumah Pintar datang dari berbagai kalangan. Program yang digagas oleh Ibu Ani ini menurut saya membuktikan bahwa peran serta Ibu Negara Ani Yudhoyono dalam membantu menyukseskan pemerintah layak diteruskan.

Ibu Ani kiranya, patut ditetapkan sebagai sebagai sosok yang punya kontribusi terhadap dunia pendidikan tanah air. Tidak sedikit kiprah Ibu Ani mendorong agar semua anak di Indonesia memiliki pendidikan bermutu. Pendirian Rumah Pintar dan Mobil Pintar terbukti telah mampu menunjang dan menjadi sarana pendidikan bagi masyarakat di luar sekolah formal karena didukung dengan fasilitas tempat belajar dan perpustakaan untuk menumbuhkan minat baca.

Kini Ibu Ani Yudhoyono sudah tiada. Namun cetak tangannya tidak akan pernah pupus. Saya beruntung mengenal Ibu Ani langsung dan mendengar berbagai cerita tentang kesibukannya baik saat menjadi Isteri Menteri sampai Ibu Negara. Selamat Jalan Ibu Ani, beristirahatlah dengan tenang dan damai disi Allah SWT. Aamiin.

KONTEN MENARIK LAINNYA
x