Mohon tunggu...
Dion Ginanto
Dion Ginanto Mohon Tunggu... Guru - Seorang Guru, Peneliti, Penulis, dan Pengamat Pendidikan

Dion Ginanto received his undergraduate degree in TESOL (Teaching English as a Second Language) from Jambi University. He was awarded “MAWAPRESNAS” (the best student award by the Ministry of Education and Culture) in 2006. He was also an AIYEP-er 2007/2008 (Australia Indonesia Youth Exchange Program). In 2009, he joined to the short course training of the KAPLAN TKT program in New Zealand. Currently, he is doing his master at Michigan State University (MA, K-12 Educational Administration). He has published his first book entitled: “Jadi Pendidik Kreatif dan Inspiratif: Cara Mengobati 10 Penyakit Profesional. He works at SMA N 1 Batanghari, Jambi, as a teacher. He also teaches at Islamic State University Jambi, and IAIN Batanghari Jambi.

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Beasiswa S1, S2, dan S3 di Turki Tahun 2021

29 Januari 2021   14:13 Diperbarui: 29 Januari 2021   14:17 414
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Nanik Yulianti dan Host Dion Ginanto (Dokumen Pribadi)

Halo scholarship hunters, apa kabar? Semoga selalu termotivasi dan tak kenal henti untuk mencari beasiswa ke luar negeri. Aamiin.

So, kali ini, kita mendapat tamu luar biasa, Nanik Yulianti. Penerima beasiswa Pemerintah Turki yang berkesempatan kuliah di Necmettin Erbakan University di kota Konya. Yang membuat istimewa, Konya adalah kota di mana Makam Jalaluddin Rumi (pernyair sufi terkanal) berada.

Its worth it sekali guys untuk nonton rekaman video ini, karena Nanik benar-benar mampu menginspirasi dan memotivasi siapapun yang nonton video ini untuk nantinya ngelamar beasiswa di Turki.

Kita sambil santai dan mengalir membas kenapa sih harus kuliah di Turkey, diantaranya:

1. Vibe kulihanya tentu menarik karena berada di antara Eropa dan Asia;

2. Suasana ketimuran lebih dominan, terutama bagi yang Muslim, masih dapat mendengar suara Azan. 3. Bisa jalan-jalan, dan kalau punya visa Shenzhen, keliling Eropa bisa gampang banget;

4. Kembali ke Indonesia bisa Chap Cuz bahasa Turkey, karena sebelum resmi kuliah, wajib belajar bahasa Turkey selama satu tahun.

5. Makanan di Turkey enak-enak banget, dan so pasti orang-orangnya juga sangat ramah

 So pasti kita ngebahas tentang tips dan triks untuk lolos beasiswa ini.

(Demikian, kira-kira rangkuman dari ngobrol santai dengan Mbak Nanik, alumni penerima beasiswa Pemerintah Turki).

 Berikut Video rekamanya, jangan lupa Like, Subscribe, dan Share nya ya guys. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun