Mohon tunggu...
Dinas Sosial DKI Jakarta
Dinas Sosial DKI Jakarta Mohon Tunggu... Jurnalis - Dinas Sosial DKI Jakarta

Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta adalah salah satu SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang bertanggungjawab langsung kepada Gubernur DKI Jakarta. Ruang lingkup kinerja dinsos adalah penanganan permasalah sosial seperti kemiskinana, bencana, PMKS dan lainnya.

Selanjutnya

Tutup

Birokrasi

Agar Pulih, ODMK di Panti Ikuti Terapi Cocok Tanam

30 Maret 2017   07:45 Diperbarui: 30 Maret 2017   09:09 531 0 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Agar Pulih, ODMK di Panti Ikuti Terapi Cocok Tanam
Terapi Bercocok Tanam

Orang Dengan Masalah Kejiwaan (ODMK) di Panti Sosial Bina Laras Harapan Sentosa 2 milik Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta melakukan terapi bercocok tanam untuk kepulihan dirinya, sebanyak 10 orang mengikuti terapi bercocok tanam sebagai upaya pemberdayaan Warga Binaan Sosial.

Kepala Panti Sosial Bina Laras Harapan Sentosa 2, Tuti Sulistyaningsih mengemukakan, ODMK yang mengikuti terapi cocok tanam tersebut merupakan ODMK yang masuk dalam kategori sedang.

"Iya artinya mereka dalam kondisi bisa kami latih untuk bercocok tanam, ini bagian dari terapi juga," tandas Tuti saat ditemui pada Rabu (29/3).

Ia melanjutkan, sebelum mengikuti terapi bercocok tanam, ODMK tersebut diberikan arahan bagaimana cara bercocok tanam yang baik.

Terapi Bercocok Tanam
Terapi Bercocok Tanam
"Mereka ikut bimbingan teknis dengan Suku Dinas Kelautan Perikanan dan Ketahanan Pangan Jakarta Timur, juga ada dari pihak kecamatan mendukung upaya kami," kata Tuti.

Karena menurutnya, ODMK yang sudah masuk kategori sedang memiliki potensi untuk diberdayakan, apabila mereka pulih, mereka pun bisa mendapat pekerjaan.

Terapi Bercocok Tanam
Terapi Bercocok Tanam
Ketika mereka mendapatkan pekerjaan, katanya, secara otomatis mereka akan mendapatkan penghasilan sendiri, mereka akhirnya bisa membantu masyarakat

"Masyarakat tidak perlu takut dengan mereka, di panti mereka kami latih agar bisa berdaya guna, jadi mereka nggak berkeliaran di jalan, nggak pakai baju, rambut berantakan malah kadang-kadang suka ganggu warga," ujar Tuti.

Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN