Mohon tunggu...
Dinda KhoirunNisa
Dinda KhoirunNisa Mohon Tunggu... Profil untuk kkn covid

dinndakn@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

Tetap Belajar dan Berkesenian dari Rumah Saja di Era Pandemi

12 Juli 2020   00:30 Diperbarui: 12 Juli 2020   00:53 4 2 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Tetap Belajar dan Berkesenian dari Rumah Saja di Era Pandemi
kolase --- Dok. pribadi

KKN UNS ERA COVID-19

Membantu Pendidikan era covid-19 dengan Membuka Kelas Kecil Microteaching dan Edukasi Seni untuk Mengisi waktu Luang Selama Masa Pandemi

            Dalam rangka membantu pendidikan selama Covid-19, Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) telah menyelenggarakan KKN UNS Era Covid-19  yang dilakukan secara individu di Desa masing-masing. Proker yang pertama saya akan bahas adalah Kelas Kecil Microteaching yang dibuka untuk anak-anak jrnjang SD karena di Desa geneng terutama di RT 06 RW 01 masih banyak anak-anak yang tidak mengikuti pembelajaran melalui siaran tv. Dampak tersebut tentunya membuat mereka sulit memahami pelajaran terutama di mata pelajaran matematika, jadi di kelas kecil kita memfokuskan pelajaran matematika serta membaca dan menulis untuk anak-anak yang masih sulit membaca dan menulis. "dengan adanya kelas kecil, anak saya jadi lebih bisa membaca dan menulis. Karena belajar melalui tv atau hp itu kurang efektif ya buat anak saya, karena masih kecil tidak seperti mereka yang duduk dibangku SMP atau SMA" Kata Ibuk Dur, salah satu orang tua.

            Sedangkan untuk proker unggulan yaitu Edukasi Seni "Batik Ikat Celup dan Batik Eco Print" Kepada Anak-anak untuk Mengisi Waktu Luang Selama Masa Pandemi. Pada proker ini, selain untuk mengurangi rasa bosan anak-anak selama masa pandemi juga sebagai sarana pendidikan berbasis kesenian agar menambah wawasan anak-anak mengenai seni itu sendiri terutama batik. Batik merupakan warisan budaya Indonesia yang harus dijaga dan dilestarikan, proker ini diharapkan anak-anak tidak asing dengan nama batik dan dapat berkreasi membuat batik dengan berbagai macam teknik seperti ikat celup dan eco print. Kedua teknik itu diambil karena dapat diaplikasikan dengan mudah oleh anak-anak, kalau batik tulis yang menggunakan canting dan malam akan lebih sulit dan berbahaya kalau tidak dalam pengawasan orang tua. Pelaksanaan proker dilakukan dihari sabtu dan minggu.

 

VIDEO PILIHAN