Mohon tunggu...
dinda nurhaliza
dinda nurhaliza Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa universitas palangkaraya

Hallo selamat membaca

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Kebijakan Moneter dalam Sistem Ekonomi Islam

2 Desember 2022   07:38 Diperbarui: 2 Desember 2022   07:44 161
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilmu Sosbud dan Agama. Sumber ilustrasi: PEXELS

Bank Indonesia bertujuan untuk mencapai dan mempertahankan nilai rupiah yang stabil. Tujuan tersebut sebagaimana dalam UU No. 23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia yang diubah dengan UU No. 3 Tahun 2004 dan UU No. 6 Tahun 2009 pada Pasal 7. Kestabilan rupiah tersebut memiliki dua dimensi. 

Dimensi stabilitas rupiah yang pertama adalah stabilitas harga barang dan jasa yang tercermin dari perkembangan inflasi. Dimensi lain menyangkut kestabilan nilai tukar rupiah terhadap mata uang negara lain. Indonesia menganut sistem nilai tukar variabel (free floating). Namun demikian, peran stabilitas nilai tukar sangat penting untuk mencapai stabilitas harga dan sistem keuangan.

Ketika kita berbicara tentang kebijakan moneter mungkin sebagian orang belum mengetahui apa itu kebijakan moneter ?

"Moneter adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan uang atau keuangan".

Sedangkan "Kebijakan moneter adalah kebijakan pemerintah untuk mengatur perekonomian secara makro melalui pengaturan jumlah uang beredar".

Kelebihan Kebijakan Moneter:

1. Tidak menimbulkan masalah crowding out

2. Decision leg-nya tidak terlalu lama

3. Tidak menimbulkan beban kepada generasi yang akan datang.

Teori nilai uang dalam teorinya officer yang mana dia menyebutkan

M.V = P.T

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun