Mohon tunggu...
Dinar Ardanti
Dinar Ardanti Mohon Tunggu...

Ibu dari satu anak yang menggemaskan dan istri dari suami yang hebat. Hobi Internet, social networking, menulis, masak-masakan dan tentu saja Home Education :)

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

(Katanya) Perempuan Inspiratif 2009

24 Desember 2009   09:03 Diperbarui: 26 Juni 2015   18:47 156 0 3 Mohon Tunggu...

Iya, tulisan ini di-ikutserta-kan dalam lomba penulisan "Perempuan Inspiratif 2009" dengan tema "Happy Family" di tabloid Nova.

Apakah terlalu muluk ? Namun, memang demikian adanya kami :)

Masih ada hubungannya dengan Home Education tentunya ;)

Tulisan tsb saya copas saja ya ?

Tulisannya hanya diperbolehkan maksimal 500 kata, ya iyalah kalau kepanjangan bisa pusing panitianya keblinger, wong ternyata ada ribuan tulisan yang masuk ke panitia ! :O

Happy Family of Mine



Hidup di kota Metropolitan, Jakarta : pasangan suami – istri bekerja. Kenyataan atau curahan hati ?
Ya, kenyataan. Saya ibu rumah tangga yang bekerja di kantor, suami bekerja, anak kami usia 3 tahun. Sehari-hari ada Asisten yang membantu (tidak menginap), biasa kami sebut Nenek, serta anaknya biasa disebut Teteh. Teteh  datang setiap Selasa dan Jum’at khusus membimbing anak kami yang Home Education misalnya membacakan buku, menyanyi, menggambar, berdoa, bermain serta kegiatan kreatifitas.
Ya, curahan hati. Berkondisikan sedemikian rupa, maka saya harus atur waktu 1 x 24 jam untuk keluarga, jadwal Home Education dan me time (masak, nge-blog, salon). Mengapa me time ? Bukankah keluarga bahagia karena Ibu bahagia ? Sedangkan Home Education membuat waktu lebih efisien dan segala sesuatunya menjadi fleksibel, hasilnya anak kami ceria dan kreatif. Misalnya ? Simak kegiatan kami ya.
Di hari kerja :
- Bangun pagi, mandi, Subuh, bermain dengan anak kami – Almaira Rindang Thara (Alma). Tertawa, peluk dan cium antara kami bertiga.
- Terkadang Alma request sarapan masakan saya, walau sekedar Nasi + Telur yang di-ceplok/dadar pakai kecap atau Brokoli Rebus (kegemaran Alma logh). Terkadang dia menemani suami yang rutin tiap pagi menyiapkan kendaraan kami sehari-hari. Bukankah udara pagi sungguh menyehatkan ?
- Saya terkadang menyiapkan bekal suami, dia terbiasa sarapan di kantor sekitar pukul 8 pagi. Jika saya tidak sempat menyiapkan bekal, ada Nenek siap membantu. Sedangkan saya fleksibel, sarapan di rumah Ok, di kantor pun Ok.
- Tiba saatnya kami berangkat bekerja, Alma ceria salim tangan dan berpesan, “Hati-hati ya Ayah, hati-hati ya Bunda”.  Saya pun pesan balik untuknya, “Iya Alma. Alma di rumah bermain yang baik  ya dengan teman-teman, menurut dengan Nenek dan Teteh. Nanti malam, kita main lagi ya”. Kami dadah-dadahan hingga kami berlalu dari pandangan Alma. Plong meninggalkan rumah.
- Sampai kantor, giliran saya salim suami,”Terima kasih Ayah”.
- Jam kantor, komunikasi saya – suami melalui chat, email, sms/telepon. Komunikasi dengan Alma melalui sarana telepon.
- Pulang kantor, suami jemput saya, berdua kami menelusuri jalanan Jakarta. Sesampainya di rumah, sambutan Alma, “Ayaaaah! Bundaaaa! Alma kangeeeen deh!” sambil melonjak-lonjak. Bahagia tak terkatakan mendengarnya ! Kemudian, kami bersih-bersih, wudhu kemudian Maghrib. Setelahnya kami berkumpul bersama, makan malam, bercanda, nonton TV, Isya.
- Jika suami libur di hari kerja (karena terkadang hari libur suami masuk kerja), maka suami dan Alma menjemput saya di kantor. Perjalanan pulang saat menyenangkan bagi kami, Alma sibuk bertanya ini-itu. Makan malam, kami ke rumah makan yang homely dekat rumah.
- Pengantar tidur malam : membaca buku cerita kemudian menggaruk-garuk punggung Alma, membaca doa sebelum tidur, setelahnya Alma tidur nyenyak.
Di hari libur :
- Kegiatan hari libur kami dicatat di blog Alma : www.AlmairaRindangThara.Blogspot.Com
Alhamdulillaah, nikmat manalagi yang kamu dustai ?

---

Saat ini, saya masih menunggu pengiriman hadiah hiburan dari Tabloid Nova niy.

Logh ?

Iya, alhamdulillaah, tulisan di atas masuk dalam 100 tulisan yang berhak mendapatkan hadiah hiburan ;)

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x