Mohon tunggu...
Dina M
Dina M Mohon Tunggu... -

A person who like to know more about science and health.

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Tari Lesung Asal Sekadau Diusulkan Jadi Warisan Budaya Tak Benda

10 Maret 2019   16:58 Diperbarui: 11 Maret 2019   07:46 327 2 1
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
IST-Tari Lesung yang diperagakan oleh para penari. (Foto: Antara Kalbar - Antaranews.com)

Tari lesung atau tarian ngajat lesong merupakan salah satu kebudayaan asal Kecamatan Belitang, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat. Tari Lesung akan diusulkan menjadi warisan budaya tak benda. 

Tari Lasung merupakan tari tradisional. Tarian ini pada dasarnya murni tarian dengan teknik pada umumnya. Menariknya, tari Lesung ini bisa menggigit lesung seberat 20-an kilogram. Tarian ini tidak menggunakan magic. Penari bisa menggigit lesung seberat 20 kilogram itu murni karena latihan. 

Tari Lesung diajarkan secara turun menurun. Pencipta tarian itu sendiri diyakini berasal dari nenek moyang orang Mualang.

Proses tarian inidilakukan secara tradisional dengan prosesi lengkap, yaitu bedara atau upacara adat. Bedara dilakukan oleh orang dianggap paling tua. Para penari terdiri dari empat orang sebagai pengiring tari serta seorang penari laki-laki yang berperan menggigit lesung. Kemudian, ada dua penabuh atau pemain musik yang menggunakan alat musik tawak dan entebong

Lesung yang digunakan oleh penari adalah lesung yang umumnya digunakan untuk menumbuk padi dan lain sebagainya. Tari Lesung ini diharapkana agr tetap lestari sehingga dikenal oleh anak cucu nantinya. Bahkan, bila perlu Tari Lesung bisa dikenal hingga ke mancanegara. Sehingga, tarian tradisional itu tidak hilang terkikis zaman. 

Untuk itu, pemerintah daerah Kabupaten Sekadau akan mengajukan tarian tersebut menjadi warisan budaya tak benda. Jika sebelumnya, Tari Pinggan asal Kabupaten Sekadau juga telah ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda Indonesia oleh Menteri Pendidikan dan Kabudayaan RI. 

Semoga semakin banyak aset kebudayaan yang digali potensinya agar terus lestari.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan