Mohon tunggu...
Dimas tyo
Dimas tyo Mohon Tunggu... Mahasiswa

Menulis adalah mengeluarkan energi yang negatif dalam diri dan dijadikan sebuah rangkaian kata yang menjadi kalimat per kalimat

Selanjutnya

Tutup

Gayahidup Pilihan

Laki-laki Juga Bisa Kok Mengerjakan Pekerjaan Rumah Tangga, Kenapa Tidak?

27 Juni 2019   15:30 Diperbarui: 27 Juni 2019   15:42 0 0 0 Mohon Tunggu...



 

Dalam budaya timur, apalagi  di Indonesia, terkadang saat laki-laki membersihkan rumah atau membantu hal hal dalam mengurus rumah tangga, pasti akan dianggap tidak macho atau bukan laki laki hebat, dan lainnya, tapi dalam belajar rumah tangga pun pasti terbesit dari kita kalau itu adalah pekerjaan yang dilakukan oleh perempuan, seperti mengepel lantai, menyapu, mencuci piring, setrika baju, menjemur dan lain lainnya, di mana itu semua dilakukan oleh perempuan seorang, bagaimana bila hanya seorang perempuan di dalam rumah? 

Dengan begitu banyak pekerjaan yang ditangggung oleh perempuan, apakah membuat si perempuan ini makin stres dengan rumah yang berantakan dan apalagi bila sang perempuan ini bekerja, kemudian pulang ke rumah melihat rumahnya berantakan, tidak ada yang membersihkan. Pada saat itulah laki-laki bisa membangkitkan hubungan untuk mempererat dan juga buang rasa malu dan patahkan budaya yang sering terikat, lepaskan sedikit keraguan agar hidup semakin bahagia, sehingga laki-laki dan perempuan bisa saling mengisi dalam hal kebersihan terutama dalam pekerjaan rumah. 

Laki-laki pun punya tanggung jawab di rumah, sebagaimana perempuan dalam hal kebersihan rumah atau pekerjaan rumah, di mana membuat relasi antara laki-laki dan perempuan menjadi makin erat, serta bisa menjadi stigma bahwa laki-laki hanya diurusi saja melainkan bisa mengurus juga tentang pekerjaan rumah.  

Dalam pembagian pekerjaan rumah juga menjadi pembelajaran dan belajar bagi laki-laki apabila sang perempuan itu sakit, sedang pergi, bahkan harus meninggalkan rumah dalam waktu yang lama, bagaimana dengan kita yang dirumah? terutama laki-laki, pasti akan menjadi tanggung jawabnya untuk membersihkan rumah, kalo tidak latihan dari sekarang bagaimana saat keadaan itu datang dan kita bingung harus berbuat apa, dan akhirnya malah mengeluarkan uang lebih banyak, padahal kita bisa kerjakan itu sendiri, seperti mencuci baju itu di lemparkan tanggung jawab ke laundry, membeli makan, padahal bisa sedikit memasak untuk makan sendiri, dan memanggil tukang kebersihan yang secara daring untuk membersihkan rumah kita, dan akan menjadi pemborosan bagi keuangan kita.

Ketika laki-laki telah mengerjakan pekerjaan rumah, bahkan sudah terbiasa melakukan hal ini, akan ada manfaat yang diterima oleh laki laki dalam hidupnya.

1.  Mengerti akan kebersihan
Dalam hal kebersihan terkadang laki-laki amat tidak bersih di mata perempuan, namun setelah mulai, mengikuti aktivitas pekerjan rumah, membuat laki-laki mengerti apa itu kebersihan bagi kesehatan, bagi tempat tinggal kita dan juga terutama bagi kesehatan kita, karena lewat kebersihan semuanya menjadi nyaman untuk dilihat dan juga nyaman berlama lama di rumah sehingga mengurangi daya konsumsi kita untuk keluar rumah hanya sekedar mumet. 

Ketika kita berhasil menyulap rumah dengan bersih dan rapi pasti rumah menjadi refreshing untuk kita, kalau rumah bersih dan kita yang membersihkannya, tentunya ada reward tersendiri yang kita bikin untuk kita atau untuk pasangan kita.

2.  Mengasah tanggung jawab lebih 
Dalam hal ini tentu juga laki-laki ada tanggung jawab dalam pekerjaan rumah, dari hal ini kita belajar untuk lebih bertanggung jawab terhadap apa yang ada di rumah kita, apa yang harus dilakukan bagi rumah dan juga untuk kepentingan kenyamanan bersama. 

3.  Menjalin relasi lebih intim dengan keluarga 
Dalam hal membersihkan rumah kita juga menjadikan relasi yang baik dengan keluarga lebih intim karena kita memiliki tanggung jawab yang sama dan merasa memiliki yang sama, jadi makin erat dalam hal menjaga kebersihan rumah, terutama bagi anak yang harus diajari sejak dini untuk bisa bertaanggung jawab dan merasakan hal yang sama dalam hal memiliki rumah, sehingga tidak ada space antar orang tua yang membersihakn dan anak yang memberantaki, dan anak belajar dari ini untuk bisa belajar membersihkan juga.