Politik

Bertekad Perbaiki Sumut Lebih Baik, Edy Rahmayadi Putuskan Pensiun Dini

7 Desember 2017   11:51 Diperbarui: 7 Desember 2017   11:59 200 1 0
Bertekad Perbaiki Sumut Lebih Baik, Edy Rahmayadi Putuskan Pensiun Dini
Edy Rahmayadi Putuskan Pensiun Dini


Pangkostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi resmi mengajukan pensiun dini sebagai prajurit TNI. Sebagaimana tertera dalam Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/928/XII/2017 yang ditandatangani pada 4 Desember 2017 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan TNI.

"Dalam mutasi tersebut tercatat sebagai berikut: 46 Pati TNI Angkatan Darat, yaitu Letjen TNI Edy Rahmayadi dari Pangkostrad menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun dini)," demikian dalam keterangan tertulis Mabes TNI, Jakarta, Selasa (5/12).

Mundurnya Edy Rahmayadi dari prajurit TNI dilatarbelakangi oleh keputusannya untuk mencalonkan diri sebagai Gubernur Sumut pada Pilkada 2018 mendatang. Padahal, kesempatan dan peluang Edy untuk berkarir dan mendapatkan bintang empat di kesatuan militer sangat terbuka lebar. Namun, karir cemerlang yang telah dirintisnya dari nol tersebut rela dia tinggalkan demi memajukan kampung halamannya, Sumatera Utara.

"Untuk Sumut siap maju. Saya mencalonkan diri menjadi gubernur bukan untuk kepentingan pribadi, tapi kepentingan Sumut," katanya usai menghadiri penabalan marga kapada Musa Rajek Shah di Jambur Sibayak, Desa Talun Kenas, Kecamatan STM Hilir, Deliserdang (18/11).

"Semata adalah pengabdian selaku putra daerah, yang tak ingin lagi melihat Sumut terpuruk. Saya ingin kembali membangun martabat Sumatera Utara sebagai bentuk pengabdian saya selaku seorang prajurit," tambahnya.

Kesiapan Edy maju di Pilkada Sumut tidak terlepas dari dukungan dan permintaan masyarakat yang sangat mengharapkan hadirnya pemimpin baru untuk Sumatera Utara yang lebih baik. Seperti yang kita ketahui bersama, kondisi Sumut semakin lama kian memprihatinkan. Sumut saat ini dikenal sebagai daerah yang rawan kriminalitas, angka kemiskinan semakin tinggi, korupsi yang merajalela, lambatnya pembangunan infrastruktur, dan lain sebagainya. Kondisi seperti itulah yang semakin menguatkan keinginan masyarakat untuk memiliki pemimpin baru di Sumatera Utara yang kelak akan memberikan solusi atas masalah yang mereka hadapi selama ini.

Dalam hal ini, Edy Rahmayadi dinilai mampu membawa perubahan untuk Sumut yang lebih baik. Masyarakat melihat sikap Edy yang tegas, kaya akan prestasi, cerdas dan berpengalaman dalam memimpin beberapa institusi di tingkat daerah maupun nasional, seperti saat membina PSMS Medan, menjabat sebagai Pangdam I/BB, Ketua Umum PSSI, hingga menjadi Pangkostrad.

Kecakapan, ketegasan dan pengalaman itulah yang diharapkan oleh masyarakat Sumut pada diri Edy Rahmayadi. Hadirnya sosok beliau yang bersedia untuk ikut dalam Pilkada Sumut 2018 mendatang seakan telah memberikan harapan besar bagi masyarakat Sumut.

"Sumut ini miniatur Indonesia dan untuk menyatukan semua perbedaan yang ada butuh sosok yang tegas," ujar Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muazani (18/11).

Kepedulian dan tekad Edy untuk memperbaiki Sumut dapat kita lihat dari hal - hal kecil yang kerap dilakukannya, seperti kepeduliannya terhadap dunia pendidikan, olahraga, dan ekonomi masyarakat. Sehingga tidak heran, muncul keinginan besar bagi Edy Rahmayadi untuk bisa berbuat lebih banyak lagi bagi Sumut dengan cara mencalonkan diri sebagai Cagubsu dan tentu saja dengan resiko mengorbankan karir militernya yang begitu cemerlang.