Kotaksuara

Ikut Ngarit Padi di Indramayu, Kang Hasan Ingin Tingkatkan Taraf Hidup Petani Jabar

15 April 2018   20:07 Diperbarui: 15 April 2018   20:13 796 0 0
Ikut Ngarit Padi di Indramayu, Kang Hasan Ingin Tingkatkan Taraf Hidup Petani Jabar
Foto: dokpri

Di Jawa Barat, untuk menjadi seorang pemimpin itu butuh kedekatan dengan rakyat, lalu harus tahu karakter mengenai Jawa Barat itu sendiri. Terlebih masyarakat para petani menjadi bagian dari penyokong perekonomian nasional di bidang pangan. Spirit inilah yang terus dipertahankan oleh Kang Hasan selaku calon Gubernur  Jawa Barat. Ia ingin berjuang demi para petani dan masyarakat bawah agar Jawa Barat berkecukupan, dan makmur oleh hasil pertaniannya.

Sebagai seorang putra pasundan, ia ingin megangkat taraf hidup para petani Jawa Barat. Seperti yang banyak dilakukan di beberapa daerah, ia terus mensosialisasikan masalah ketersediaan pangan serta berkali-kali iut mengikuti proses bertani. Nah, kali ini di Kabupaten Indramayu, Kang Hasan turun langsung bersama para petani untuk ikut memanen padi. Ini merupakan hal yang tak biasa dilakukan oleh para pemimpin kita. Tetapi begitulah ia, dengan latar belakang keluarga petani dan kecintaanya terhadap dunia pertanian, ia telah terbiasa melakukan hal tersebut, sehingga rasa empati dan kepekaan terhadap masyarakat petani sangat kuat di dalam diri beliau.

Menariknya lagi, kehadirannya di tengah-tengah para petani ini adalah bertepatan dengan acara Syukuran Panen Rendengan, di Desa Tugu, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, Minggu (15/4/2018). Menurut Abdurahman, salah satu Ketua Kelompok Tani Sliyeg, ia merasa bangga terhadap Kang Hasan, sebagai Calon Gubernur Jawa Barat nomer urut 2 ini, sebab peduli terhadap nasib para petani dan sangat merkayat. Abdurahman pun mengaku bahwa kedatangan Kang Hasan ke tempatnya, para petani bisa secara langsung menyampaiakn sejumlah aspirasi dan curhat terkait permalsahan yang dihadapinya.

"Kami kira, seorang Jendral tidak mau turun, ternyata beliau langsung turun menyambangi petani, ke tengah sawah pula. Kami kelompok tani bangga mempunyai calon pemimpin seperti Kang Hasan yang dekat dengan para petani," ujarnya, usai menyakasikan kegiatan Kang Hasan pada panen raya tersebut.

Abdurahman menambahkan, para petani juga siap mengawal program Kang Hasan terkait ketahanan pangan melalui Jabar Seubeuh yang akan digulirkan bersama pasangannya Anton Charliyan (Kang Anton). Program tersebut, sambungnya, diharapkan menjadi solusi bagi setiap permasalahan petani dan mampu memakmurkan para petani di Jawa Barat khususnya di Kabupaten Indramayu. "Program beliau tentang menjaga ketahanan pangan di Jawa Barat, akan kami dukung beserta program lainnya yang memang dekat dengan rakyat," pungkasnya.

Kedatangan Kang Hasan ke daerah tersebut, disambut dengan Tari Sampyong. Sebuah tarian khas dari Indramayu dan mengikuti tarian dengan meriah. Usa menari, Kang Hasan pun menyampaikan program unggulan Jabar Suebeh sebagai komitmennya untuk mensejahterakan petani dengan menjaga ketahanan pangan Jawa Barat, melalui program Jabar Seubeuh. Di dalam program tersebut akan diberika subsidi para petani mulai dari pupuk, bibit sarana pertanian, pembangunan irigasi untuk pasokan air yang disalurkan ke lahan pertanian.

"Soal irigasi ini seperti kita ketahui Pak Presiden Jokowi telah mewujudkan waduk Jati Gede. Ini tentu saja bisa mengairi persawahan di Majalengka, Cirebon dan Indramayu," jelas Kang Hasan. Sehingga, Kang Hasan menegaskan akan bersinergi dengan program Pak Jokowi dan pemerintah pusat dalam pembangunan irigasi dan pengairan di Jawa Barat. Selain itu, Jabar Seubeuh adalah sebagai salah satu solusi bagi kestabilan harga pangan yang berkeadilan, baik bagi petani maupun konsumen dengan cara memangkas para spekulator. Ia pun mengungkapak bahwa pemerintah harus mengatur bagaimana caranya harga beras terjangkau oleh seluruh masyarakat tanpa harus merugikan petani.

Melalui Jabar Sebeuh, Kang Hasan akan melindungi hak para petani, serta terus meningkatkan produktifitas para petani Jawa Barat. Sehingga, mampu memenuhi kebutuhan pangan untuk seluruh rakyat Jawa Barat dan memakmurkan para petaninnya. Sembari menampung keluhan dan sejumlah aspirasi, Kang Hasan pun sempat ikut makan bersama para petani seusai memanen padi.

Membangun Jawa Barat, bukanlah hal yang mudah. Sebagai pemimpin mengenal karakter Jawa Barat itu penting. Para petani dan letak geografis serta lahan-lahan pertanian, dan sumber daya alam yang melimpah di Jawa Barat adalah aset yang harus diperhatikan. Sebagai lumbung padi nasional  Jawa Barat butuh pemimpin seperti sosok Kang Hasan, yang memilki kesadaran ekologis-agraris serta cinta terhadap tanah Pasundan.