Mohon tunggu...
didik Pudjosentono
didik Pudjosentono Mohon Tunggu... saya adalah sekian dari beberapa Penulis yang tercecer di gramatika media di negara ini , saya Lulusan Filsafat IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta TH 1996 , dan menganggur , tidak dapat pekerjaan sejak lulus Kuliah hingga sekarang, karena buruknya birokrasi dan banyaknya persaingan tidak sehat untuk bekerja apapun di Negeri beganjing ini

Capricornus

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Seandainya Saja

18 Januari 2020   17:12 Diperbarui: 18 Januari 2020   17:16 6 0 0 Mohon Tunggu...
Seandainya Saja
balada seekor kepala kucing ( dokpri)

seandainya saja kau masih dalam pelukku 

rasa itu tak akan pernah tumpah kemana 

seorang guru pertaruhkan nyawa untuk muridnya

seorang anak pertaruhkan  nyawa untuk ayahnya

seorang suami pertaruhkan semuanya untuk Istri separuh hidupnya.

seorang ISTRI tega  khianati dari belakanbg dengan menelikung dengan Orang kketiga..

bagaimana meti aku paksa memaafkan

inta tak perlu kau tanyakan 

,anusia tahu kapan berdiri kapan duduk 

kapan berjalan dan kapan berhenti

semula kan kuajak kau berhnti sejenak 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x