Mohon tunggu...
Didik Sedyadi
Didik Sedyadi Mohon Tunggu... Suka berdiskusi tentang matematika bersama anak-anak SMAN 1 Majalengka. Hobby menulis. Tinggal di Majalengka Jawa Barat

Suka berdiskusi tentang matematika bersama anak-anak SMAN 1 Majalengka. Hobby menulis. Tinggal di Majalengka Jawa Barat

Selanjutnya

Tutup

Cerpen

Cerpen: Burhan, Jika Nur Menikah Kau Harus Datang ke Sini!

22 Mei 2016   14:05 Diperbarui: 2 Januari 2017   08:23 272 9 13 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Cerpen: Burhan, Jika Nur Menikah Kau Harus Datang ke Sini!
dok pribadi

* Cerpen request Burhanuddin Latif ( Ini anakku sendiri lho! Keterlaluan nggak? Baca saja buat refreshing)

Target otw Purwokerto – Kutoarjo lancar.

Menyetir sendirian ternyata bukan pilihana menyenangkan. Perut lapar, tapi enggan minggir mencari warung. Tenggorokan haus berkali-kali hanya dihibur dengan gelontoran air mineral. Barulah ketika hampir delapan puluh persen perjalanan, pikiran Burhan berubah. Pemuda brewok itu tergoda ketika melihat deretan dawet ireng(dawet hitam) di sepanjang pinggir jalan Klepu – Kutoarjo.

Pemuda itu meminggirkan mobilnya. Beberapa jenak kemudian ia telah duduk santai di dangau dawet ireng.Sambil menunggu racikan dawet beres, pemuda itu melihat-lihat gadgetnya.

“Ibuuu.... pesen satu dawetnya ya. Diplastikan saja.” tiba-tiba ada seorang gadis masuk, berdiri dekat angkring dawet. Burhan menoleh. Matanya melihat ke arah gadis itu. Tanpa sengaja gadis itu juga sedang melihat dirinya sepintas. Burhan tersenyum kecil. Gadis itu cepat melengos.

“Nggak diminum di sini saja Mbak?” tanya ibu penjual dawet.

“Ah enggak Bu...”

“Oh ya! Tunggu...” kata ibu penujual dawet seraya menyiapkan plastik pembungkus dawet.

“Ini Mas!”  kata penjual itu ke Burhan.

“Kok saya? Bukannya pesanan Mbak itu?”

“Aaaahhhh.... maaf... salah!”

HALAMAN :
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x