Mohon tunggu...
Didi Kurniadinata
Didi Kurniadinata Mohon Tunggu... Human Resources - Pengajar, Konsultan SDM, Trainer, Penulis,

Praktisi dan pemerhati pengembangan sumber daya manusia melalui konsultansi, pelatihan, asesmen. Menyukai sepakbola, otomotif dan jalan-jalan.

Selanjutnya

Tutup

Humor Pilihan

Akal Jitu Dosen - Tertawa Telat #11

19 Mei 2024   15:50 Diperbarui: 20 Mei 2024   15:39 125
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Akal Jitu Dosen

Ada 4 sekawan mahasiswa. Hobinya keluyuran bersama, main game atau ngobrol di caf 24 jam dari malam sampai pagi.

Meskipun mereka tahu besok ada jadwal ujian semester, tapi tetap saja mereka mau main game dan ngopi setelahnya. Karena lupa waktu dan malas belajar, mereka cari akal agar tetap bisa ujian di hari lain.

Mereka ingat bahwa ujian yang ini sangat penting hasilnya dan bobotnya tinggi. Karena itu mereka ke kampus dan berupaya ketemu dosennya pas ujian itu selesai dilaksanakan dan para mahasiswa lainya sudah keluar ruangan ujian.

Mereka menyusun rencana yang menurut mereka adalah rencana yang jitu. 4 mahasiswa itu mencoba memberi kesan bahwa mereka baru ada masalah dalam perjalanan ke kampus. Sengaja baju dan rambutnya dibuat lusuh.

Selanjutnya mereka menemui dosennya dan salah satunya mengatakan kepada dosennya:"Bapak, mohon maaf kami terlambat sampai kampus karena tadi malam kami belajar bersama di villa orang tuanya Dani di bogor. Pagi-pagi kami menuju Kampus ini, di perjalanan tadi satu ban mobil bocor dan lalu kempes. Pas kami cek, ban cadangannya ternyata kempes juga. Akhirnya mobil kami dorong bersama ke tukang tambal ban. Proses tambal ban juga menghabiskan waktu sampai 1 jam karena ada mobil lain dan motor yang lebih dulu dilayani dan kempes juga bannya. Jadi kami mohon pengertian Bapak, kami terlambat karena masalah ini Pak".

credit to Aha Car
credit to Aha Car

Sang Dosen mendengarkan baik-baik cerita tersebut. Dan mencoba memahami pemikiran mereka. Lalu sang Dosen menawarkan kepada mereka ujian mereka dilaksanakan tiga hari kemudian. Mereka mengucapkan terima kasih dan menerima tawaran itu dan merasa lega kalau mereka tetap bisa melaksanakan ujian tersebut.

Ketika hari ujian tiba, mereka menemui sang Dosen. Selanjutnya mereka ditempat di empat ruangan terpisah. Mereka merasa siap untuk ujian karena sudah belajar dengan sungguh-sungguh. Kemudian mereka memulai ujiannya.

credit to Adobe Stock
credit to Adobe Stock

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humor Selengkapnya
Lihat Humor Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun