Mohon tunggu...
Dicky Hari Purnomo
Dicky Hari Purnomo Mohon Tunggu... Wiraswasta - Ikut serta dalam karya penyempurnaan ciptaan Ilahi

Memulai karier dari seorang Sales alat teknik sejak 2005 ,sampai 2010 mulai mencoba menjadi marketer alat kebersihan. Karena sudah merasa cukup sampai tahun 2016 mencoba ber wirausaha di bisnis besi dan alat keselamatan kerja sampai sekarang. Semenjak Corona melanda, memaksa merubah halauan dari off line marketing menjadi digital marketing. Sekarang saya seorang pemula yang ingin belajar dunia maya. Salam Sehat dan waras bagi seluruh masyarakat Indonesia!

Selanjutnya

Tutup

Inovasi

Jenis-jenis Mold Berdasarkan Produk Jadi

18 September 2020   18:00 Diperbarui: 23 September 2020   09:26 7360
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Contoh produk = Pipa, batang, cetakan bantalan ekstrusi, kanvas, ram, roda gigi, tangki air, profil U,L, rangka pintu.

Contoh produk ekstrusi plastik
Contoh produk ekstrusi plastik

Thermoforming 

Mesin Thermoforming
Mesin Thermoforming

Proses pembentukan lembaran plastik termoset dengan cara pemanasan kemudian diikuti pembentukan dengan cara pengisapan atau penekanan ke rongga mold.

Tooling untuk proses ini adalah yang paling murah dibandingkan dengan proses plastik lainnya.

Proses kerjanya :

1. Memanaskan plastik berbentuk lembaran (sheet) hingga melunak / soft lalu meletakannya di atas mold.

2. Lalu vacuum mulai menyedot material tersebut ke dalam mold / cetakan.

3. Dan material tadi dikeluarkan dari mold.

Proses vacuum forming memanfaatkan pneumatic, hydraulic dan pengontrol panas yang memungkinkan lebih singkatnya waktu produksi.

Bahan baku = Plastic Sheet

Contoh produk = baths & shower trays, tempat minuman (Gelas plastik), tempat cetakan agar-agar, plastik untuk mengepak mainan anak-anak, wadah tempat makanan

Contoh produk thermoforming
Contoh produk thermoforming

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Inovasi Selengkapnya
Lihat Inovasi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun