Mohon tunggu...
Dian Taufik Febrianto
Dian Taufik Febrianto Mohon Tunggu... Wiraswasta - Ngluruk Tanpo Bolo, Menang Tanpo Ngasorake, Sekti Tanpo Aji-Aji, Sugih Tanpo Bondo (Sunan Kalijogo)

“Berjuang tanpa perlu membawa massa; menang tanpa merendahkan atau mempermalukan; berwibawa tanpa mengandalkan kekuatan; kaya tanpa didasari kebendaan” (Sunan Kalijogo)

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan

Ide Inovasi Metode Pembelajaran Efektif di Masa Pandemi pada STIAMAK Barunawati Surabaya

31 Juli 2021   16:26 Diperbarui: 31 Juli 2021   17:02 635
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

whatsapp-image-2021-06-22-at-12-59-42-6105134406310e2cd2168b52.jpeg
whatsapp-image-2021-06-22-at-12-59-42-6105134406310e2cd2168b52.jpeg

Doc : Foto Ruang display Kewirausahaan mahasiswa STIAMAK Barunawati Surabaya

Penerapan praktik dari hasil pembelajaran kepelabuhan juga dapat terimplementasi dengan baik. Dengan demikian bukan hanya menciptakan lulusan siap kerja tatapi juga mencetak lulusan job creator atau pencipta lapangan kerja. Hal tersebut justru menjadi magnet minat mahasiswa penerimaan mahasiswa baru nantinya.

Project based learning juga dapat menjadi program beasiswa bagi calon mahasiswa yang tidak mampu, melalui Project based learning mahasiswa dapat mempunyai usaha sendiri atau usaha project dari STIAMAK Barunawati yang menghasilkan profit untuk biaya perkuliahan beasiswa yang tidak mampu dan untuk Yayasan STIAMAK Barunawati tentunya.

Dalam tahapan lanjutan kedepan,Sinergi dengan BUMN, Kementrian dan Pemerintah daerah juga diharapkan untuk mensukseskan program tersebut. salah satunya contohnya dapat mengajukan pembiayaan dan pendampingan dari PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) untuk mensukseskan program STIAMAK Barunawati menciptakan Entrepreneur muda pencipta job creator dan Exportir muda.

2. Daring berbasis Kompetensi

Sesuai dengan arahan Dikti perguruan tinggi wajib melaksanakan pembelajaran secara daring. Namun pada kenyataannya dengan penyampaian yang monoton satu arah dosen menyampaiakan materi dan mahasiswa kurang memperhatikan atau bahkan melakukan kegiatan lain. Penyerapan materi oleh mahasiswa akan kurang terserap, karena kuranya interaksi dua arah.

Menurut saya pembelajaran secara online yang efektif, mahasiswa dapat mempresentasikan materi pokok kemudian mahasiswa lain dapat bertanya jawab atau sharing membahas suatu kasus se. Belajar online berbasis kompetensi seperti demikian setidaknya memiliki empat sasaran tujuan utama, antara lain:

  • Berpikir Kritis

Setiap mahasiswa yang mengikuti pelajaran secara virtual harus mampu berpikir kritis. Mahasiswa yang mampu berpikir kritis umumnya mampu menyelesaikan masalahnya sendiri.

  • Berpikir Kreatif

Selain berpikir kritis, metode pembelajaran daring yang kreatif juga diharapkan bisa menumbuhkan mahasiswa untuk bisa berpikir kreatif. Peran Dosen disini adalah mengarahkan sekaligus menjadi pendamping para mahasiswa untuk menumbuhkan kreativitasnya. Mahasiswa yang memiliki jiwa kreatif biasanya akan mampu berpikir logis dan menyelesaikan masalah yang dihadapinya dengan bijak. Kreativitasnya yang tinggi akan menuntun mereka mampu menyelesaikan berbagai persoalan dari perspektif yang berbeda.

  • Kerjasama

Metode pembelajaran online yang efektif juga bertujuan mengajarkan pentingnya kerjasama antar sesama teman. Melalui belajar secara online para mahasiswa dituntut bisa bekerjasama dengan siapa pun. Kelak, jika sudah terjun ke masyarakat, mereka tidak lagi canggung dan bisa bersosialisasi dengan baik.

  • Komunikasi

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun