Mohon tunggu...
PMM UMM Gel. 11 Kel. 36
PMM UMM Gel. 11 Kel. 36 Mohon Tunggu... Pelajar

Mahasiswa fakultas hukum

Selanjutnya

Tutup

Ruang Kelas

Pengelolaan Sampah di Bank Sampah Melati Kepuh Program Malang Green And Clean

22 Januari 2021   17:25 Diperbarui: 22 Januari 2021   17:49 130 1 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Pengelolaan Sampah di Bank Sampah Melati Kepuh Program Malang Green And Clean
dok. pribadi

Dalam kehidupan manusia sebelumnya, sampah tidak menjadi masalah. Tetapi dengan bertambahnya penduduk dengan ruang tetap, semakin hari masalah sampah jadi semakin besar. Hal tersebut jelas dari perubahan modernisasi kehidupan dan perkembangan teknologi dimana aktivitas manusia meningkat.

Semakin beragamnya aktivitas, beragam pula jenis sampah yang dihasilkan, terutama sampah yang berasal dari perumahan. Dalam arti sampah ini dihasilkan oleh penduduk setempat yang melakukan pembuangan sisa-sisa dari barang-barang atau produk-produk yang telah mereka pakai. Sampah konsumsi merupakan sampah yang dihasilkan oleh manusia sebagai pengguna barang. 

Dampak dari sampah dapat mempengaruhi pencemaran lingkungan seperti penurunan kualitas udara, maka akan mempengaruhi terhadap tingkat kesehatan bagi orang lain. Sehingga, untuk mengurangi volume sampah diadakanlah kegiatan Pemilahan Sampah di Bank Sampah Desa Kepuharjo, Dusun Kepuh Utara.

Kegiatan ini bekerja sama dengan DLH Kabupaten Malang, Systemic Surabaya, Universitas Yudhantara Pasuruan dan dibantu juga oleh PMM Universitas Muhammadiyah Malang berjumlah 5 orang. Kesadaran akan pemilihan sampah masih dinilai sepele oleh masyarakat, sehingga PMM UMM membantu dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. 

Kegiatan ini bertujuan untuk mengajarkan masyarakat memilah sampah dan melihat sejauh mana penggunaan sampah di masyarakat agar tidak sampai ke laut. Sampah dipilah sesuai jenisnya, dibagi menjadi 26 macam jenis.

Dari sampah organik, plastic, botol kaca, gelas warna, metallic, dll. pentingnya pengelolaan sampah dilaksanakan di 134 RT, dibagi menjadi 2 yaitu : Desa Kepuharjo dan Desa Ngenep, dan 1 instansi kecamatan, puskesmas, 9 kios pasar. Para pihak yang berpartisipasi ada : Ibu rumah tangga, anggota dari bank sampah, pengurus bank sampah, pendamping dari DLH Kabupaten Malang. 

Metode pemilahan sampah yaitu : mengumpulkan sampah dari rumah tangga kemudian dipilah sesuai jenisnya. Untuk sampah basah penanggulangannya digunakan biopori. Kegiatan ini berlangsung selama 1 minggu, dari tanggal 5 November 2020 -- 11 November 2020 dan perhitungan hasil dilaksanakan pada tanggal 12 November 2020.

Salah satu Pendamping dari DLH Kabupaten Malang mas dian bertutur bahwa : "75% sampah adalah hasil dari sampah organik", karena banyaknya masyarakat yang memasak sendiri sehingga banyaknya ditemukan sampah organik.

Beberapa cara pengelolaan sampah yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan perencanaan yang baik terhadap pengelolaan sampah seperti halnya daur ulang, pembakaran, persiapan, pengomposan, dan pembusukan. Sampah yang dapat didaur ulang, sangat membantu masyarakat karena dapat dijual sehingga mengurangi jumlah sampah yang ada di TPS.

Tidak ada kendala yang dialami selama pelaksanaan kegiatan ini, Karena dukungan masyarakat sekitar dan partisipasi para pihak. Bu Kades selaku Ketua tim penggerak pkk desa berharap agar "masyarakat dapat memilah sampah dengan baik, mengelola sampah dengan baik, dan memperlakukan sampah dengan baik agar dapat menghasilkan juga dari sampah itu."

VIDEO PILIHAN