Mohon tunggu...
Ayu Diahastuti
Ayu Diahastuti Mohon Tunggu... karyawan swasta, ngajar math, seneng jalan, love to share inspirasional life stories (asal ga hibah, hehehe), sukai nulis, ndengerin musik, nyanyi, n suka baca buku meski slow reader...

karyawan swasta, seneng jalan, love to share inspirational life stories (asal ga gibah hehehe), nulis, sukak denger musik n nyanyi, suka baca buku meski slow reader..

Selanjutnya

Tutup

Puisi Artikel Utama

Puisi | Rombongan

11 September 2019   17:34 Diperbarui: 12 September 2019   23:55 0 23 15 Mohon Tunggu...
Puisi | Rombongan
1370430-s-5d78cd94097f367de41f6532.jpg

Rombongan kata memenuhi sebuah arena, rombongan kata memadati ruas-ruas markah, rombongan kata berjejal, berebut masuk meja paripurna, rombongan kata yang samar identitas diri, rombongan kata yang bertalu, enggan berlalu.

Rombongan orang berdasi, mencoba untuk mengisi dimensi. Rombongan orang berdasi kadang tanpa gengsi berebut nasi, rombongan orang berdasi berjajar ungkapkan janji, 'tuk ketuk lagi jendela mimpi

Rombongan siasat mulai merasuki ruang terhormat, rombongan siasat tak perlu lagi norma-norma keramat, rombongan siasat tersirat dalam keramaian, kembali menjajakan jualan yang terkadang hanya bualan

Rombongan amanat telah siap memberi mandat, rombongan amanat berjalan menuju tahta singgasananya, rombongan amanat ingin menjadi maklumat, rombongan amanat duduk di kursi siap untuk berdiskusi

Rombongan amanat, berharap tak dipenuhi oleh siasat orang berdasi yang hanya duduk dan memadati hari, dengan rangkaian kata nan sia-sia


*Solo, waktu rombongan itu lewat

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x