Mohon tunggu...
Diah Asih Sukesi
Diah Asih Sukesi Mohon Tunggu... Lainnya - Hobby Menulis, Travelling, Masak jika mau

Pegawai Menikah dan memiliki 3 orang anak

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

Kepala Sekolah Inspiratif di Masa Pandemi

24 Oktober 2021   10:43 Diperbarui: 25 Oktober 2021   06:55 605 6 1
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun

Kepala Sekolah Inspiratif di Masa Pandemi

Pandemi membuat banyak orang terpukul dari mulai kehilangan keluarga, penghasilan, hingga kehilangan kesenangan untuk sekedar berkumpul dengan keluarga atau sekedar kuliner menikmati jajanan khas di suatu tempat.

Tapi siapa sangka ada beberapa tokoh inspiratif yang mengubah pandemi menjadi sesuatu yang luar biasa, ayuk kita ikuti kisahnya beberapa Kepala Sekolah inspiratif di tengah pandemi.

Sebut saja namanya Bapak Matroji beliau adalah salah satu Kepala Sekolah SDN Rawa Buntu Kota Tangerang Selatan,tak diragukan lagi beliau adalah Kepala Sekolah yang sangat ramah dan selalu memberi motivasi kepada guru2 , siswa bahkan seluruh warganya di lingkungan dimana beliau tinggal. 

Pak Matroji didapuk menjadi Ketua RW di wilayahnya, beliau pun bergurau ini salah satu bentuk pengabdian di lingkungan sekitar. Pada awal pandemi yaitu bulan Juni 2020, Bapak Matroji disibukkan dengan beberapa keluhan dari warganya antara lain setiap hari deringan telepon tak pernah berhenti berkeluh kesah atas situasi pandemi ada yang berkeluh kesah karena dipecat, ada yang berkeluh kesah karena terkena virus corona bahkan ada yang berteriak meminta sembako kepada beliau. Semua ditampung oleh beliau hingga di suatu malam beliau melihat dua paralon teronggok di belakang rumah, dan ini jadi awal inspirasinya untuk bertanam melalui hidroponik,beliau bukan orang yang tahu tentang bertanam hidroponik tetapi pengalamannya menekuni pramuka di masa mudanya membuatnya tak patah semangat untukbertanam hidroponik , ilmu belajar hidroponik didapatkannya melalui canal youtube, hingga dia berhasil menularkan kepada seluruh warganya untuk melupakan corona dan beralih membangun ketahanan pangan dari rumah,kini pak Matroji telah berhasil mengembangkan hingga puluhan ribu lubang tanaman sayuran berbasis hidroponik, di rwnya hingga mereka melupakan ada wabah pandemi. Tak lupa praktik baik itu diterapkan di sekolahnya dan akan dijadikan media pembelajaran anak2 ketika tatap muka akan diadakan.

Walau memasuki usia menjelang pensiun tak ada kata berhenti untuk terus menginspirasi dan berbagi, sukses terus untuk Bapak Matroji, dan saat ini pengembang model bertanam hidtoponik.menjadi salah satu rintisan usahanya menjelang pensiun nanti dan untuk Bapak/Ibu sahabat sekolah dasar bisa mengakses tempat media tanam kami pada apliaksi siplah begitu," pak Matroji.

"i"

Kepala sekolah kedua adalah Ibu Sawiyah Susanti, SKom, M.Pd dari SDN Pondok Jagung 2, Kota Tangerang Selatan. Beliau juga sangat menginspirasi mengubah kelasnya menjadi kelas cantik berbentuk mural sesuai tema2 yang dinginkan anak-anak dari pemandangan sekitar,binatang hingga panorama alam bahkan gambar benda2 antariksa semua ada di sana.

Ibu Kepala Sekolah mempunyai misi untuk membangun sekolah aman, nyaman dan menyenangkan didukung oleh pemda setempat kelas cantikpun tercipta jadi selama pandemi beliau tetap hadir di sekolah untuk membersihkan dan merawat tanama yang ada serta mempercantik kelas dan ini disosialisasikan menjadi program sekolah di masa pandemi,karena kebetulan siswa dilarang hadir ke sekolah tetapi Ibu Kepala Sekolah membuat ruang kelasnya menjadi cantik.

Prestasi sekolah  menjadi juara 3  sekolah sehat pada tahun 2020 mendorongnya untuk selalu memberikan kinerja terbaik, sukses selalu Ibu Kepala Sekolah yang selalu energik dan memberikan tauladan bagi Bapak Ibu Guru di sekolah.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Edukasi Selengkapnya
Lihat Edukasi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan