Mohon tunggu...
Dhea Salsabila
Dhea Salsabila Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

Jurnalistik

Selanjutnya

Tutup

Media

Modus Penipuan Baru di Fitur Instagram

7 Desember 2021   12:27 Diperbarui: 7 Desember 2021   12:46 87 1 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Aplikasi Instagram/foto: id.pinterest.com/Freepik

Media sangat berkembang dengan pesat dari tahun ke tahun. Bermula dari media konvensional, hingga akhirnya di era digital, media sosial menjadi media yang paling populer di kalangan masyarakat modern saat ini. Media sosial Instagram, merupakan salah satu media sosial yang tengah digandrungi banyak orang, khususnya anak muda. Media sosial Instagram adalah platform berbagi foto dan video yang memungkinkan pengguna membagikannya ke berbagai layanan jejaring sosial, termasuk milik Instagram sendiri.

Fitur-fitur menarik seperti mengunggah foto dan video, pengikut, filter, Instagram Story, IGTV, dan kemudahan berjejaring lainnya menjadikan Instagram memiliki keunggulan tersendiri dan mampu menarik perhatian serta memiliki banyak penggunanya. Dikutip dari statista.com, hingga kuartal I-2021, jumlah pengguna aktif Instagram di seluruh dunia mencapai 1,07 miliar pengguna. Kini media sosial Instagram juga dapat dimanfaatkan berbagai media untuk menyebarkan berita dan informasi yang disajikan dengan foto atau video singkat. Unggahan dapat ditambahkan keterangan atau caption, pengguna lain pun dapat memberi komentar atas unggahan tersebut.

Hanya dalam satu genggaman saja, seluruh manusia pengguna Instagram bisa dengan mudah berturkar dan mencari informasi, mengakses gambar atau video, serta memberi suatu komentar tanpa celah. Disamping itu semua, saat ini marak pula terjadinya kriminalitas di media sosial Instagram yang memanfaatkan informasi dari fitur challenge "Add Yours". Add Yours adalah sebuah fitur Instagram yang bisa dibagikan pengguna melalui Instagram Stories. Isinya beragam, mulai dari variasi nama panggilan, arti nama pengguna, usia pasangan, hingga foto masa kecil.

Seperti kasus yang menimpa teman Dita Moechtar, ia membagikan kisahnya melalui media sosial Twitter. Teman Dita mengalami penipuan setelah mengikuti tren Add Yours di Instagram. Ia menjelaskan bahwa temannya kena tipu setelah pelaku memanggilnya dengan panggilan masa kecilnya. Sebelumnya, teman Dita mengikuti tren Add Yours di Instagram yang berisi variasi panggilan nama. Temannya menuliskan nama "Pim" yang merupakan panggilan masa kecil dan hanya orang terdekat yang tau. Unggahan tersebut langsung dimanfaatkan penipu untuk melancarkan aksinya dengan menelpon dan meminta transfer. Teman Dita pun percaya, karena penipu memanggil dia dengan sebutan "Pim".

Hal ini membuka mata kita bahwa kasus kriminalitas di media sosial marak terjadi. Terlebih banyak cara dan modus penipuan yang dapat dilakukan untuk memperoleh data pribadi seseorang. Maka dari itu, pengguna media sosial harus lebih waspada dan bijak dalam memanfaatkan fitur-fitur yang ada, termasuk mengikuti tren challenge Add Yours Instagram.

Beberapa cara agar pengguna bijak dan bertanggung jawab memakai media sosial, diantaranya : Jangan mudah tergiur dengan konten-konten yang sedang tren, karena bisa saja data pribadi yang dibagikan disalahgunakan. Tidak perlu detail mencantumkan informasi pribadi. Selalu waspada dan jangan langsung percaya dengan pengguna yang tak dikenal. Filter akun-akun yang diikuti. Menjaga etika ketika menggunakan media sosial, hindari kata-kata kasar dan saling menghormati pengguna satu sama lain.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Media Selengkapnya
Lihat Media Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan