Mohon tunggu...
Dhea Dani Ade Pangestu
Dhea Dani Ade Pangestu Mohon Tunggu... Mahasiswa Ilmu komunikasi Universitas Ahmad Dahlan

Mahasiswa Ilmu komunikasi Universitas Ahmad Dahlan kota Yogyakarta

Selanjutnya

Tutup

Ruang Kelas

Pelajari Lebih Lanjut Konvergensi Media di Era Sekarang

15 April 2021   21:59 Diperbarui: 15 April 2021   22:25 28 0 0 Mohon Tunggu...

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh salam sejahtera bagi kita semua Shalom Om Swastyastu Namo Buddhaya dan Salam Kebajikan. Sebelumnya saya akan memperkenalkan diri terlebih dahulu, perkenalkan nama saya Dhea Dani Ade Pangestu mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Ahmad Dahlan Kota Yogyakarta.

Disini saya akan menceritakan pengalaman-pengalaman saya terhadapap mengakses konvergerensi media dan apa saja potensi yang harus diperbaiki di konvergerensi media. Di depan, saya akan menjelaskan dulu apa itu media tradisional. Media tradisional merupakan perpaduan antara media massa dan teknologi digital yang sedang berkembang. Berbagai media seperti majalah, koran, radio, dan televisi digabungkan menjadi satu platform. Menurut para ahli. Henry Jenkins (Henry Jenkins), pada tahun 2006, mendefinisikan media yang terkonvergensi sebagai streaming konten di berbagai platform media. Melakukan kerjasama industri dan aktivitas migrasi media dengan media. Munculnya fenomena ini dikarenakan munculnya teknologi digital dan media baru. Ia juga menjelaskan bahwa konvergensi media juga berarti kemampuan media dalam menyampaikan berbagai bentuk konten kepada publik. Selain itu, seiring dengan perubahan teknologi dan teknologi inhalasi manusia, konvergensi media akan sering terjadi.

Konvergensi media itu sendiri muncul seiring dengan perkembangan teknologi, terutama peralihan dari teknologi analog ke teknologi digital. Internet dengan berbagai platform telah menjadi gaya hidup baru bagi masyarakat. Dengan konvergensi media, masyarakat dapat memperoleh informasi di berbagai platform pada waktu yang bersamaan. Dengan konvergensi media, informasi akan mengalir lebih cepat dan fleksibel. Konvergensi media mengacu pada situasi di mana berbagai sistem media hidup berdampingan dan konten media mengalir lancar di antara mereka. Berbagai media lama, seperti media cetak dan media penyiaran berbasis elektronik, telah mengalami berbagai perubahan dengan menampilkan konten versi online di Internet. Hal tersebut dilakukan untuk memperkuat persaingan di bidang digital.

Hasil dari konvergensi media merupakan gabungan dari 3C yaitu komputasi, komunikasi dan konten. Hal ini sesuai dengan apa yang dikatakan Flaw.Menurut Flaw, konvergensi media mencakup tiga poin penting yaitu 3C. Flaw menjelaskan dengan menjelaskan bahwa konvergensi media terkait erat dengan industri yang terus berubah, yang semakin dinamis dan semakin bergantung pada teknologi. Nah, perubahan tersebut bisa berupa perubahan media informasi, perubahan metode komunikasi, perubahan media cetak, dan perubahan penggunaan media digital.  Dengan konvergensi media dapat memberikan kesempatan kepada siapa saja untuk berinteraksi melalui media massa, serta dapat mengisi / membuat konten yang dapat diakses oleh siapa saja sehingga dapat mengontrol pesan yang disebarkannya. Media tradisional mau tidak mau mengikuti tren zaman, jangan sampai kehilangan pendengarnya. Konvergensi media secara langsung mempengaruhi aktivitas sehari-hari dan mengubah cara informasi / informasi diperoleh. Selama ini media konvensional dipamerkan melalui media sosial dan portal berita, sehingga bertransformasi menjadi media digital.

Berbicara tentang pengalaman wawancara atau menggunakan konvergensi media, tentu inilah yang saya lakukan. Karena saya adalah model pribadi yang hidup di era modern ini, saya juga pengguna atau pengguna media konvergensi. Tidak hanya saya, siswa juga banyak yang menggunakan teknologi smartphone untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dari berkomunikasi hingga mencari informasi dalam materi perkuliahan mereka, kita dapat mengakses berbagai macam media. Dari awal penulisan, ada juga video hingga audio. Selain definisi konvergensi media di atas, konvergensi media juga dapat diartikan sebagai konvergensi teknologi digital yang saat ini sedang berkembang.Karena pesatnya perkembangan media seperti alih teknologi dari analog ke digital, konvergensi media pun bermunculan.

Kemudian dari perspektif pendidikan. Tentunya dalam bidang pendidikan memang perlu memperhatikan perkembangan teknologi yang ada. Proses pengajaran seringkali menggunakan fasilitas teknis yang disediakan. Karena memang pendidikan tidak bisa dipisahkan, melainkan harus mengikuti perkembangan teknologi yang ada. Dari sini kita bisa mulai membuka pikiran kita, pentingnya pendidikan dengan mengikuti perkembangan teknologi, tanpa kehilangan adat istiadat dan ciri khas suatu negara. Adanya konvergensi media akan membantu dalam mengolah informasi tentang teknologi ini. Selain itu media tambahan tersebut dapat digunakan sebagai bahan pembelajaran mulai dari pelajar hingga mahasiswa. Kemampuan seseorang dalam menggunakan media yang ada merupakan ukuran dari kemampuan seseorang dan informasi yang diperoleh. Di Indonesia integrasi medianya sangat baik dan masih berkembang, namun jika ditonton dalam waktu yang lama akan membuat penikmatnya merasa jenuh. Menurut saya televisi harus bisa berinovasi agar tidak membosankan penontonnya. Menurut saya, konten di TV Indonesia masih monoton, karena hampir semua channel menyajikan program yang mirip atau mirip.

Dengan konvergensi media dan kemajuan teknologi yang berkesinambungan akan melahirkan berbagai potensi, seperti menampilkan media baru yang lebih kompleks dari media masa kini. Gunakan banyak media cetak yang juga dapat membuat portal online untuk menambah akses informasi. Menyampaikan informasi dengan lebih mudah, praktis dan efisien. Jika hanya ada satu jenis, dua media tidak diperlukan. Sebagai metode komunikasi interaktif, konvergensi media dapat memungkinkan pengguna untuk lebih aktif mengomentari informasi atau konten yang disediakan melalui portal online. Dan bisa menjangkau berbagai macam orang.

Namun masih terdapat kekurangan dalam integrasi media, misalnya akan banyak berita yang tersebar, sehingga berita scam bisa tersebar karena orang bingung berita mana yang benar.Selain itu, perubahan gaya hidup masyarakat juga membuat orang kecanduan teknologi dan mengandalkan Teknologi, semuanya menjadi layak dan otomatis.

Menurut saya, teknologi praktis itu bagus karena bisa mempercepat dan mempermudah, tapi jika digunakan secara tidak bijak juga bisa berdampak buruk.Konvergensi media masih perlu ditingkatkan karena sangat bergantung pada internet, sehingga daerah yang tidak dapat menerima sinyal internet tidak dapat memperoleh informasi yang sama dengan daerah yang biasanya dapat mengakses internet, dan lansia akan mengalami ketertinggalan budaya. Konvergensi media ini. Dengan konvergensi media, berita dan konten berbasis momen memiliki kemungkinan ketersediaan instan, audiens juga dapat menjadi pencipta itu sendiri, dan biaya pemasaran digital menjadi ekonomis. Selain itu, konvergensi media juga menciptakan lapangan kerja baru, seperti editor, reporter, jurnalis travel hingga ilustrator. Kekurangan yang perlu diperbaiki terkait dengan integrasi media untuk menjadikan iklim media di Indonesia lebih baik dan lebih sehat. Saya melihatnya dari beberapa hal, yang pertama masih sulitnya terkoneksi dengan internet pada suatu wilayah tertentu, karena jaringan yang baik pasti akan mempermudah proses informasi dan pekerjaan yang ada, dan yang kedua adalah kemampuan kita dalam menyerap teknologi dan dapat menyaring informasi. Karena beberapa berita memang menjadi fakta, bukan berita nyata. Oleh karena itu, selain kemampuan kita dalam mengaplikasikan teknologi dengan baik, kita juga harus selektif dan berhati-hati terhadap pemberitaan dengan memanfaatkan keunggulan konvergensi media yang ada. Jika kita memiliki sumber yang dapat dipercaya, itu mungkin salah satu alasan untuk mempercayai berita yang dipublikasikan.

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x