Mohon tunggu...
Dhanang DhaVe
Dhanang DhaVe Mohon Tunggu... Dosen - www.dhave.id

Biologi yang menyita banyak waktu dan menikmati saat terjebak dalam dunia jurnalisme dan fotografi saat bercengkrama dengan alam bebas www.dhave.net

Selanjutnya

Tutup

Nature Artikel Utama

Jamur Barat yang Nikmat dari Sisi Ilmiah

23 Desember 2019   11:01 Diperbarui: 24 Desember 2019   05:21 447
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Jamur barat yang banyak tumbuh di kebun perdesaan (dok.pri).

Siapa tidak kenal MSG, ada yang menyebutnya micin, bahkan ada yang memvonis sebagai penyebab kebodohan. Sejarah panjang micin berasal dari ilmuwan Jepang yang bernama Kikunae Ikeda yang gila makan.

Dia berhasil menemukan apa yang menyebabkan rasa enak pada makanan, yakni asam glutamat dan disebut dengan umami yang menimbulkan sensasi rasa enak.

Desember sudah datang. Hujan dan angin mengiringi penghujung tahun. Bagi kami yang tinggal perdesaan, inilah awal kesempatan kami untuk berburu umami. Umami yang kami dalam wujud jamur, dan kami mengenalnya dengan jamur barat. Lantas apa itu jamur barat?.


 

Jamur barat atau Clitocybe nebularis adalah jamur yang hanya ditemukan pada musim barat. Musim barat ditandai dengan datangnya hujan disertai angin kencang, demikian orang jawa menyebutnya dengan "barat". Pada sore atau malam hari  jika terjadi barat, maka esok paginya dimulailah perburuan jamur barat. Mengapa saat musim barat?.

Banyak keunikan jamur barat ini. jamur ini hidup berdampingan dengan rayap, sehingga ada yang mengatakan dengan jamur rayap. Jamur barat bersimbiosis dengan rayap, dimana rayap akan menjadi petani jamur.

Rayap akan mencari sumber makanan berupa sisa tumbuhan seperti daun, ranting, dan kayu lalu akan membawa masuk dalam lorong-lorong kecil di dalam tanah.

Rayap akan memakan kayu ini, dan perlu diketahui hanya rayap dan ruminansia yang mampu makan kayu atau daun menjadi energinya.

Kayu mengandung selulosa atau serat, butuh enzim khusus agar bisa mengubah serat ini menjadi gula, maka rayap dan ruminansia yang bisa, dan satu lagi-jamur.

Rumah rayap di ujung akar jamur barat (dok.pri).
Rumah rayap di ujung akar jamur barat (dok.pri).
Rayap akan menggunakan jasa jamur untuk membantu mendegradasi selulosa, tak ubahnya petani yang memelihara kerbau untuk membajak sawah.

Ada simbiosis mutualisme alias saling menguntungkan. Jamur akan dihidupi rayap, tetapi juga harus bekerja untuk rayap mereka sudah berkoevolusi atau evolusi bersama.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Nature Selengkapnya
Lihat Nature Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun