Mohon tunggu...
dharma simatupang
dharma simatupang Mohon Tunggu... Guru - Guru Fisika SMK N 2 Pematangsiantar

^^Anugrah Ilahi membuat ku membumi^^

Selanjutnya

Tutup

Edukasi Artikel Utama

Sekolah Kembali Tatap Muka: Pentingnya Memulihkan dan Menumbuhkan Improvisasi Siswa

25 September 2021   15:36 Diperbarui: 25 September 2021   18:20 197 32 4
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Sekolah Kembali Tatap Muka: Pentingnya Memulihkan dan Menumbuhkan Improvisasi Siswa
Pemerintah menargetkan vaksinasi Covid 19 untuk lima juta pendidik dan tenaga kependidikan bisa selesai pada Juni 2021. Sebelum pembelajaran tatap muka dibuka normal kembali, siswa juga harus diprioritaskan mendapat vaksin tersebut.(DOK. TANOTO FOUNDATION via Kompas)

Sekolah kembali Tatap Muka

Setelah setahun lebih siswa di Indonesia terpaksa belajar di rumah, Menteri Nadiem Makarim meminta Pembelajaran Tatap Muka (PTM) kembali diberlakukan. 

Sebanyak 65 % sekolah di daerah Indonesia dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM ) Level 1,2 dan 3 bisa melaksanakan PTM. Artinya Kegiatan PTM sekolah diserahkan keputusannya ke level daerah. 

Kota Pematangsiantar per 6 September 2021 sudah dalam PPKM level 3. Sebelumnya dalam 2 tahapan PPKM level 4 atau zona merah. 

Dua mingu setelah turun level itu, aparat pemerintah beserta cabang dinas pendidikan melakukan survei dan intens memberikan penguatan kepada setiap sekolah untuk melakukan persiapan-persiapan PTM terbatas.

Setiap sekolah haruslah memiliki kapasitas yang menjamin kesehatan siswa di tengah pandemi yang masih belum tuntas di Indonesia. 

Sekolah kami juga menunjukkan antusiasme tinggi. Siswa-siswa divaksin. Dan semua warga sekolah melakukan antigen. Menyemprot seluruh ruangan belajar dan kantor dengan disinfektan. Langsung menata toilet dan fasilitas kebersihan supaya berada dalam kondisi baik. Mempersiapkan alat pengukur suhu tubuh dan menyediakan fasilitas cuci tangan sabun. 

Dan mulai tanggal 20 September 2021 lalu, sekolah kami pun mulai melaksanakan PTM terbatas.Durasi waktu yang ditetapkan Dinas Pendidikan 2 jam per hari selama 2 minggu awal. 

Jika semuanya aman dan terkendali, misalnya tidak ada kasus warga sekolah terpapar covid 19, maka durasi akan ditambah menjadi 4 jam per hari. Lalu proses ini terus dievaluasi secara berkala. 

Puji Tuhan, genap sudah 6 hari (saat artikel ini saya tayangkan) tidak ada ditemukan kasus warga sekolah yang terpapar covid 19 selama pelaksanaan PTM terbatas.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...
Lihat Konten Edukasi Selengkapnya
Lihat Edukasi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan