Nahariyha Dewiwiddie
Nahariyha Dewiwiddie Penulis & Pembelajar

🌸 Dewi Naharia's pen name. An passionate-ordinary writer. Media, humanities & psychology. ✉ dewiwiddie21@gmail.com 🌐🚀 dewiwiddie.blogspot.com 🌸

Selanjutnya

Tutup

Gayahidup

Keripik Singkong Qtela, Camilan Pilihanku dan Oleh-oleh Sang Ayah

7 Juli 2017   11:00 Diperbarui: 7 Juli 2017   11:04 1715 0 0
Keripik Singkong Qtela, Camilan Pilihanku dan Oleh-oleh Sang Ayah
Sumber ilustrasi: www.ayro.in

Jika saya ditanya, apa sih keunggulan dari daerah tempat tinggalku, yang dijuluki Jurai Siwo ini? Pantai yang ciamik dan berpasir putih? Jangan harap kalian bisa menemukan pantai di daerah ini, mengingat kabupatenku termasuk daerah yang land locked. Sebenarnya, banyak juga panorama alam di daerahku ini yang layak dijelajahi, hanya saja aksesnya agak sulit. Jadinya, gaungnya kurang didengar ke mana-mana.

Ya sudahlah, alihkan saja ke hal-hal lain. Bukankah daerahku ini sebenarnya adalah "surganya" tanaman-tanaman tertentu? Nah, salah satu komoditas unggulan dari daerah ini adalah ketela kayu atau lebih dikenal dengan singkong. Karena kondisi tanah yang cocok sekali dengan pertumbuhan singkong, jadinya produksi umbi tersebut melimpah ruah. Pantas saja, di sekitar rumahku, mudah ditemui tanaman singkong, ya!

Dari sebuah umbi, singkong bisa diolah menjadi berbagai macam produk. Misalnya, tepung singkong, tepung tapioka, gaplek, sampai ke versi camilan ringan: keripik singkong! Nah, khusus untuk keripik singkong sendiri, memang sudah ada di sini sejak lama. Ada yang dibuat oleh industri rumahan, bahkan perusahaan terkenal pun turut serta. Tentu saja, demi menambah varian rasa, supaya bisa dipilih oleh konsumennya, bukan?

Oke kembali ke topik. 

Kalau membahas soal camilan, sebenarnya, jujur saja, saya jarang membelinya. Kadang, saya suka gonta-ganti camilan dengan varian dan rasa yang berbeda. Tapi, untuk keripik singkong, bagiku ini yang bikin nagih banget. Tak puas makan sekali, kadang saya ambil bungkusnya selagi ada isinya, lalu saya ngemil lagi.

Dari sekian merek keripik singkong yang ditemui di pasaran, saya sama ayahku percaya sama Qtela. Entah sejak kapan produk ini hadir, saya tak tahu. Seingatku, merek Qtela adalah pelopor keripik singkong dengan kemasan yang kekinian, yaitu dikemas dengan kemasan yang "lebih rapi dan modern ala snack". Bandingkan dengan keripik singkong ala rumahan yang biasanya mengandalkan plastik bening sebagai kemasannya, sudah pasti jauh berbeda, 'kan?

Oh ya, walaupun sesuai namanya, Qtela adalah "plesetan kata" dengan Ketela, dan memang berawal dengan produk keripik singkong, namun pada zaman sekarang, sudah merambah ke produk keripik tempe dan ubi ungu. Namun, di antara produk tersebut, yang paling sering dijadikan favorit saya dan keluarga, ya produk Qtela singkong!

Sumber: twitter.com/qtelasnack
Sumber: twitter.com/qtelasnack

Ya, sekali lagi! Produk keripik singkong Qtela itulah, camilan yang paling sering dijadikan "oleh-oleh" ayah saya ketika sepulang bekerja di luar kota. Membawakan camilan seperti ini, tentu saja membuat saya dan kedua keponakan saya bahagia, iyaa 'kan? Bukankah sang ayah akan memberikan yang terbaik demi kebahagiaan buah hatinya?

Dan, oleh-oleh keripik Qtela seperti ini, tak cukup jika dibeli dengan bungkus berukuran kecil. Pasti ayah saya akan membawakan satu bungkus berukuran besar, rasa barbeque dan balado. Kalau dimakan oleh saya seorang, rasanya berlebihan, ya. Makanya satu bungkus besar, dibagi kami bertiga. Saya, dan kedua keponakanku.

Kadangkala, saya sendiri juga membelikan Qtela untuk diriku dan dua keponakanku. Penyebabnya, karena suatu hari saya melihat iklan Qtela dengan varian rasa baru, Qtela singkong chesse delight dan satunya lagi, choco delight. Dan, ketika saya berada di minimarket, karena dasarnya saya suka mencoba makanan rasa baru, saya langsung membeli dua varian Qtela tersebut. Tapi, hanya saja waktu itu, saya lakukan pada dua hari yang berbeda; satu hari satu varian rasa.

Lalu, sesampainya di rumah, saya ajak keponakan saya makan Qtela bareng-bareng. Dan sepertinya, dia suka dengan rasa keripiknya. Saya, pun demikian. Merasakan keripik dengan rasa manis dari coklat dan gurih dan asin khas keju, tentunya merupakan sebuah sensasi tersendiri.

Hmmm, kalau ada kesempatan liburan lagi ke pulau seberang, saya sempetin deh, beli Qtela singkong rasa lainnya, buat bekal perjalanan nanti!

Ya, gitu aja kenangan yang kuingat, dan disampaikan. Salam Kompasiana!