Mohon tunggu...
Dewi Puspasari
Dewi Puspasari Mohon Tunggu... Konsultan TI - Penulis dan Konsultan TI

Suka baca, dengar musik rock/klasik, dan nonton film unik. Juga nulis di blog: https://dewipuspasari.net; www.keblingerbuku.com; dan www.pustakakulinerku.com

Selanjutnya

Tutup

Kisah Untuk Ramadan Pilihan

Minuman Hangat untuk Berbuka Puasa dan Momen Berbagi Kebahagiaan

12 April 2022   23:58 Diperbarui: 12 April 2022   23:59 1397 7 2
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Minuman hangat sedap untuk berbuka puasa (dokpri)

Hujan baru saja berhenti menyiram kawasan Sentul dan sekitarnya. Sisa aktivitasnya masih terjejak di tanah yang basah, seraya mengeluarkan aroma yang khas. Aroma hujan yang menenangkan. Ah rasanya aku ingin sesuatu yang hangat.

Hujan yang rajin menyapa saat sore belakangan ini menghapus hawa panas seharian. Ramadan jadi terasa lebih ringan ketika hawa terasa nyaman.

Aku baru menyantap nasi goreng saat berbuka puasa. Namun aku masih ingin sesuatu, sesuatu yang ringan dan hangat.

Tengok-tengok beragam makanan dan minuman, akhirnya perhatianku teralihkan oleh stan minuman hangat. Hawa yang sejuk, rasanya pas apabila berkawan dengan sesuatu yang hangat di tenggorokan.

Rupanya itu adalah stan bandrek dengan isian. Biasanya bandrek disajikan sederhana dengan ramuan dasar jahe dan gula merah. Ada kalanya ditambahkan rempah-rempah lainnya.

Ada kalanya aku sering tertukar dengan bajigur. Rupanya yang membedakan antara bajigur dan bandrek adalah kuahnya. Bajigur dan bandrek sama-sama menggunakan gula merah dan jahe, namun dalam bajigur terdapat santan. Seperti kuah kolak tapi biasanya diberi jahe merah.

Di bandrek isian ini kulihat ada potongan roti  tawar dan kacang tanah. Lagi-lagi aku jadi membandingkan. Kali ini antara bandrek isian ini dengan minuman sekoteng. Bukankah di sekoteng juga umumnya diberikan kacang tanah. Ehm memang mirip-mirip sepertinya.

Ada roti tawar dan kacang tanah di dalamnya (dokpri)
Ada roti tawar dan kacang tanah di dalamnya (dokpri)

Kucari tempat duduk yang menghadap kolam renang. Hawa malam yang sejuk membuatku betah di luar, apalagi ditemani bandrek yang hangat.

Kusuap sesendok bandrek dengan roti tawar. Roti itu terasa licin meluncur disertai dorongan kuah yang manis dan hangat. Sedap.

Aku tak tahu alasan kacang tanah muncul di beberapa jenis minuman hangat, seperti minuman ini, sekoteng, cemoe, dan lainnya. Dari segi tekstur dan rasanya nampaknya kontras dengan isian lainnya. Namun, inilah uniknya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Kisah Untuk Ramadan Selengkapnya
Lihat Kisah Untuk Ramadan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan