Mohon tunggu...
Dewi Puspasari
Dewi Puspasari Mohon Tunggu... Penulis dan Konsultan TI

Suka baca, dengar musik rock/klasik, & nonton film unik. Juga nulis di https://dewipuspasari.net dan www.pustakakulinerku.com

Selanjutnya

Tutup

Hobi Pilihan

Baca Cerita Horor di Twitter, Penasaran Mengalahkan Ketakutan

24 April 2020   23:32 Diperbarui: 24 April 2020   23:48 177 1 2 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Baca Cerita Horor di Twitter, Penasaran Mengalahkan Ketakutan
Cerita horor seram tapi bikin penasaran (sumber gambar: Pexels.com/Johannes Plenio)

Utas atau kumpulan cuitan di Twitter dengan tema horor rupanya tidak berhenti setelah "KKN Desa Penari" viral. Bahkan jika diperhatikan utas horor semakin banyak dan beragam. Temanya dari seputar KKN, tempat-tempat angker dan hal-hal supranatural di sekitar kita.

Memang banyak ceritanya yang menarik sekaligus menyeramkan. Rasa penasaran akan akhir kisah dan misteri di dalamnya pun mengalahkan rasa ketakutan.

Kepopuleran cerita horor melalui media Twitter semakin terangkat sejak cerita "KKN Desa Penari". Selain cerita tersebut juga hadir cerita yang tak kalah bikin deg degan seperti cerita misteri di Pabrik Gula, cerita santet "Sewu Dino", yang juga berasal dari akun yang sama.

Setelah itu cuitan tentang kisah horor semakin kaya rupa. Baru-baru ini yang lagi beken di antaranya "30 Hari di Rumah Tua", "KKN Posko 13" dan sebuah cerita di Quora tentang misteri sebuah gerbong yang juga diviralkan via Twitter.

Kenapa Cerita Horor ini Menarik dan Viral?
Cerita-cerita tersebut viral karena ceritanya dekat dengan sehari-hari. KKN atau kuliah kerja nyata umumnya dilakukan oleh mahasiswa tingkat akhir di berbagai universitas. Untungnya kampusku tak ada KKN, adanya magang di perusahaan selama minimal satu bulan hehehe.

Demikian pula dengan ngekos. Ini banyak dialami oleh mereka yang berkuliah atau bekerja di kota lain. Sehingga banyak yang merasa terhubung dengan cerita seperti "30 Hari di Rumah Tua".

Gaya bercerita dengan sudut pandang orang pertama juga lebih menarik karena mengesankan cerita ini sungguh nyata. Apalagi jika cuitannya menunjukkan emosinya, rasa takut, cemas dan sebagainya. Sebagai pembaca kita ikut terpengaruh. Tapi jika kemudian disampaikan dengan sudut pandang orang ketiga juga bisa menarik asal bahasanya mengalir.

Cerita juga terasa lebih 'membumi' jika menggunakan bahasa lokal. Misalnya jika latarnya di Jawa maka menggunakan bahasa Jawa ngoko atau krama. Apabila di Jawa Barat maka dialognya berbahasa Sunda. Tentunya dengan terjemahan bahasa Indonesia.

Berikutnya tentang petunjuk. Biasanya ada petunjuk lokasi di mana ia berada, lewat jarak tempuh kota, rute kereta api dan jam berangkatnya, dan petunjuk lainnya yang biasanya jadi bahan investigasi warganet.

Ceritanya kadang-kadang tak selesai dalam satu hari. Bahkan kadang-kadang ceritanya bersambung, lewat sudut pandang pihak lainnya. Menariknya para warganet demikian sabar menunggu kelanjutannya.

Oleh karena cerita dari media sosial ini kemudian banyak menjadi bahan perbincangan di grup maka yang belum tahu ceritanya pun jadi penasaran. Ketika kemudian bisa memecahkan petunjuk, misalnya petunjuk lokasi yang dimaksud dalam cerita, maka rasanya ada rasa senang sekaligus ngeri.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x