Mohon tunggu...
Dewi Puspasari
Dewi Puspasari Mohon Tunggu... Konsultan - Penulis dan Konsultan TI

Suka baca, dengar musik rock/klasik, dan nonton film unik. Juga nulis di blog: https://dewipuspasari.net; www.keblingerbuku.com; dan www.pustakakulinerku.com

Selanjutnya

Tutup

Film Artikel Utama

Seperti Apa "Sunny" yang Menginspirasi Film "Bebas"?

6 Oktober 2019   21:49 Diperbarui: 10 Oktober 2019   02:55 648
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Baju ngejreng seperti neon ala tahun 80-an dalam film (credit: Aloha Pictures)

Film "Bebas" yang disutradarai Riri Reza dan disutradarai oleh Mira Lesmana ini mulai tayang Kamis, 3 Oktober 2019. 

Film ini terinspirasi dari film Korea Selatan beken tentang kelompok remaja bernama Sunny yang rilis tahun 2011, meskipun ceritanya tak sama persis. Omong-omong seperti apakah kisah dalam "Sunny"?

"Sunny" bercerita tentang persahabatan tujuh anak SMA dan reuni mereka setelah berpisah tigapuluhan tahun. Kisah diawali dengan Nami, ibu rumah tangga yang tinggal bersama suami dan putrinya yang sudah remaja. Ia kini hidup berkecukupan tapi merasa hidupnya ada yang kurang.

Kehidupan Nami berubah ketika ia berjumpa dengan sahabat lamanya, Ha Chun-hwa, secara kebetulan di rumah sakit. Kilasan masa lalu saat-saat ia masih baru di Seoul pun berkelebat di benaknya.

Nami dulu konyol, pemalu, dan merasa minder karena berasal dari kota kecil. Ha Chun-hwa yang merupakan ketua kelompok bernama Sunny-lah yang kemudian mengenalkannya ke anggota kelompok lainnya. 

Ada Kim Jang-mi yang berharap suatu saat bisa mengubah penampilannya terutama matanya dengan operasi plastik. 

Kemudian ada Hwang Jin-hee yang mulutnya pedas; Seo Geum-ok yang ingin menjadi penulis; dan Ryu Bok-hee yang terobsesi menjadi Miss Korea. Serta satu lagi, si cantik misterius bernama Jung Su-ji.

Nami ingin seperti Su-ji yang cantik (credit: Aloha Pictures)
Nami ingin seperti Su-ji yang cantik (credit: Aloha Pictures)
Sejak bersama mereka kehidupan Nami menjadi meriah penuh warna. Apalagi ia bertemu pria idamannya, Han Joon-ho yang tampan, suka musik, dan pernah menolongnya. Namun Nami heran kenapa Su-ji nampak tak menyukainya. 

Mereka juga bersaing dengan kelompol remaja lainnya (credit: Aloha Pictures)
Mereka juga bersaing dengan kelompol remaja lainnya (credit: Aloha Pictures)
Mereka kemudian berpisah setelah melalui sebuah peristiwa. Ha Chun-hwa, yang merasa kehidupan dunianya tak lama lagi berakhir, meminta tolong Nami untuk mengumpulkan anggota Sunny. Rupanya tidak mudah bereuni apalagi setiap anggota punya masalah sendiri dalam hidupnya.

Cerita Sederhana Tentang Persahabatan Dulu dan Kini
Yang menarik dari film "Sunny" adalah ceritanya yang sederhana. Sebagian orang rata-rata mengalaminya. Persahabatan masa SMA adalah masa-masa yang menyenangkan dan berkesan. 

Biasanya persahabatan itu juga berlanjut hingga dewasa. Dalam masa-masa SMA ini bisa terjadi pertengkaran, persaingan antarkelompok, dan cinta pertama.

Pria cinta pertama Nami ini memang keren (credit: Aloha Pictures)
Pria cinta pertama Nami ini memang keren (credit: Aloha Pictures)
Cerita Nami dan gengnya "Sunny" ini menggunakan sudut pandang Nami. Ia sosok gadis remaja yang tak sempurna. Ia ingin pemberani dan tegas seperti Ha Chun-hwa dan cantik seperti Su-ji. 

Namun rupanya ia hanya bisa menjadi dirinya sendiri. Ketika ia dewasa ia terkejut mendapati kawan-kawannya yang kehidupannya sebagian tak sesuai dengan mimpi-mimpi mereka saat remaja.

Selain kisahnya yang menarik, aku suka akan kostum-kostum era Nami remaja. 

Saat itu Korea Selatan pada tahun 80an mulai banyak terpengaruh gaya dan tren dari Amerika Serikat, sehingga gaya mereka pun modis dengan celana dan kemeja ngejreng plus sneaker merk tertentu. Unsur 80-an dengan warna-warni neon juga hadir di busana mereka.

Lagu-lagu tahun 80-an juga memberikan nuansa kental tahun tersebut. Ada lagu "Time After Time" yang dipopulerkan Cindy Lauper dan lagu ikonik film ini,"Sunny" yang merupakan karya Bobby Hebb. 

Aku suka kostum mereka yang segar dan warna-warni (credit: Aloha Pictures)
Aku suka kostum mereka yang segar dan warna-warni (credit: Aloha Pictures)
Jika "Sunny" berlatar tahun 1980-an, maka film "Bebas" menggunakan unsur tahun 1990-an dengan kultur dan musik yang juga khas 90-an. Tentunya film "Bebas"juga berbeda karena memiliki unsur lokal. 

Oh ya film "Sunny" ini akan diputar pada Korean Indonesia Film Festival mendatang (10-13 Oktober 2019). Pemeran Chun-hwa remaja, Kang So-ra, direncanakan hadir pada pembukaan festival ini. Wah sepertinya festival KIFF ini sayang untuk dilewatkan. 

Detail Film:

  • Judul: Sunny
  • Sutradara: Kang Hyeong-cheol
  • Pemeran: Shim Eun-kyung, Kang So-ra, Yoo Ho-jeong, dan Jin Hee-kyung
  • Genre : Drama
  • Skor: 7,8/10

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Film Selengkapnya
Lihat Film Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun