Mohon tunggu...
Dewi Puspasari
Dewi Puspasari Mohon Tunggu... Konsultan - Penulis dan Konsultan TI

Suka baca, dengar musik rock/klasik, dan nonton film unik. Juga nulis di blog: https://dewipuspasari.net; www.keblingerbuku.com; dan www.pustakakulinerku.com

Selanjutnya

Tutup

Film Pilihan

"Makmum" Horor dengan Teka-teki yang Mudah Diprediksi

21 Agustus 2019   16:12 Diperbarui: 21 Agustus 2019   16:25 144
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bu Kinanthi hendak memberitahukan sesuatu ke Rini (dok. liputan6.com)

Ada jenis setan yang disebut Khanzab yang berupaya melakukan apa saja untuk mengganggu manusia saat melakukan sholat

Sempat diwarnai oleh kontroversi akan poster dan tema ceritanya karena dikuatirkan akan membuat penontonnya takut untuk sholat, namun film "Makmum" berhasil melenggang ke layar bioskop dan telah berhasil mengumpulkan 243.963 penonton selama empat hari tayang berdasarkan data per 19 Agustus. Sebenarnya bagaimana sih cerita "Makmum" versi layar lebar? Apakah sama persis atau berbeda dengan versi film pendeknya?

"Makmum" terinspirasi dari film pendek berjudul sama yang dibesut oleh Riza Pahlevi. Dalam film berdurasi 15 menitan tersebut dikisahkan seorang mahasiswi melakukan sholat tahajud. Ia merasa ada seseorang yang mengikuti gerakan sholatnya alias menjadi makmum. Tapi ternyata tidak ada satupun teman-temannya yang ada di asrama.

Film pendek tersebut telah ditonton lebih dari 17 juta penonton. Ia juga meraih banyak penghargaan termasuk best horror di Hellofest 2016. Ulasan film pendeknya di sini. 

Namun, bakal tidak seru apabila cerita versi layar lebarnya bakal persis sama dengan film pendeknya. Untungnya memang berbeda. Hanya ikon-ikon kuat yang menempel pada film pendeknya tetap dipertahankan.

Bu Kinanthi hendak memberitahukan sesuatu ke Rini (dok. liputan6.com)
Bu Kinanthi hendak memberitahukan sesuatu ke Rini (dok. liputan6.com)
Dalam film panjang "Makmum" ini tokoh utamanya adalah Titi Kamal yang berperan sebagai Rini. Ia berprofesi sebagai perias mayat. Tugasnya, membersihkan dan merapikan mayat sebelum disemayamkan, bahkan kadang-kadang harus menjahit luka-luka di tubuh mayat. Karena profesinya ini ia kadang-kadang bisa melihat penampakan.

Rini nampak nyaman dengan profesinya hingga kemudian ia diminta membantu mendidik siswi yang ada di asrama yang dulu juga ia tinggali. Sebuah asrama putri di sebuah daerah Jawa Tengah yang masih hijau. Rini yang sedang bermasalah dengan biaya tempat tinggal pun menyanggupinya.

Rupanya ada masalah di dalam asrama tersebut. Tiga siswi yang tidak dapat pulang selama liburan karena nilai yang buruk berkeluh kesah mereka sering diganggu. Tiga siswi itu adalah Nurul, Nisa, dan Putri. Nurul (Tissa Biani) yang paling berani dan paling rajin sholat malam paling sering diganggu.

Tiga siswi itu menyebutnya hantu makmum. Pasalnya, hantu itu suka muncul saat mereka sedang sholat dan mengikuti gerakannya. Tak lama Rini pun ikut diganggu. Bu Kinanthi (Jajang C. Noer) pengelola asrama yang sedang sakit pun nampak menyembunyikan sesuatu. Rini pun berupa menyingkap rahasia di balik sosok hantu tersebut.

Nurul (kiri) penasaran siapakah sosok Rini tersebut (dok. Hotdetik)
Nurul (kiri) penasaran siapakah sosok Rini tersebut (dok. Hotdetik)
Aku sudah menonton versi film pendeknya. Dengan make up yang sederhana itu dan jalan cerita yang singkat, Riza Pahlevi berhasil membuat penonton merinding. Namun sayangnya dalam versi layar lebar, dengan dana yang lebih besar dan make up yang lebih baik eh nuansa horornya kurang menggigit.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Film Selengkapnya
Lihat Film Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun