Mohon tunggu...
Dewi Puspasari
Dewi Puspasari Mohon Tunggu... Penulis dan Konsultan TI

Suka baca, dengar musik rock/klasik, & nonton film unik. Juga nulis di https://dewipuspasari.net dan www.pustakakulinerku.com

Selanjutnya

Tutup

Kuliner Artikel Utama

Sedapnya Gami Bawis Bikin Nagih

19 April 2019   23:06 Diperbarui: 21 April 2019   14:42 0 6 3 Mohon Tunggu...
Sedapnya Gami Bawis Bikin Nagih
Perpaduan gami dan bawis yang serasi (dokpri)

Sambal gami salah satu masakan yang populer di Bontang, Kalimantan Timur. Hasil laut yang paling pas dikombinasikan dengan sambal gami menurut warga setempat adalah ikan bawis. Kata mereka gami bawis menu yang harus dicoba selama di Bontang. Mereka benar, gami bawis benar-benar nikmat, membuatku ketagihan.

Pada malam pertama di Bontang aku sudah merasai pedas nikmatnya sambal gami. Waktu itu sambal gami dipadukan dengan kepiting.

Oh ya yang belum tahu sambal gami ia agak mirip dengan sambal terasi. Bahan sambil gami adalah bawang merah, bawang putih, cabe, tomat merah, dan terasi. Tomatnya biasanya dibakar dulu sehingga kadar likopennya lebih banyak dibandingkan tomat mentah.

Oleh karena belum mencobai perpaduan gami dan ikan bawis maka ketika menuju kawasan wisata Bontang Kuala, aku pun memesan menu ini. Ada banyak tempat makan di perkampungan di atas air laut ini. Kami mencobai rumah makan yang lokasinya paling menjorok ke laut, RM Anjungan Indah.

Lokasinya menjorok ke lautan (dokpri)
Lokasinya menjorok ke lautan (dokpri)
Saat itu matahari hampir terbenam. Kami baru selesai menikmati perjalanan wisata menuju Sungai Belanda. Setelah perahu motor berhenti di jembatan, kami naik satu-persatu dan menyeberangi jembatan menuju rumah makan ini.

Rumah Makan Anjungan Indah ini luas. Kira-kira bisa menampung pengunjung hingga puluhan. Ada banyak sudut yang bisa dipilih pengunjung. Kami memilih yang bisa memandang lautan bebas.

Rumah makan ini enak untuk bersantai saat petang dan malam. Tapi sayangnya waktu menunggui masakan matang cukup lama.

Lokasinya di ujung perkampungan air Bontang Kuala (dokpri)
Lokasinya di ujung perkampungan air Bontang Kuala (dokpri)
Ada banyak tempat duduk, tinggal dipilih (dokpri)
Ada banyak tempat duduk, tinggal dipilih (dokpri)
Kami dihibur dengan semangkuk sup sayuran sebelum hidangan utama akhirnya datang. Wah satu porsi ternyata besar. Ada dua ikan bawis berukuran sedang tengelam dalam sambal gami yang berwarna jingga menggoda selera.

Ini dia sambal gami yang pas. Sambalnya pedas, manis gurihnya pas, tidak keasinan. Ketika sambal ini disantap dengan ikan bawis maka menghasilkan perpaduan yang serasi. Begitu sedap.

Ikan bawis memiliki rasa dan aroma yang khas. Sedikit mirip dengan ikan selar tapi lebih gurih dan berukuran lebih besar. Daging ikannya lembut dan durinya mudah disisihkan.

Akhirnya sang primadona tiba (dokpri)
Akhirnya sang primadona tiba (dokpri)
Ikan bawis ini disebut-sebut hanya ditemukan di perairan Bontang. Dulu ikan ini tak laku tapi kemudian mereka paham jika ikan ini paling cocok dihidangkan bersama sambal gami. Ikan bawis kemudian menjadi hidangan populer khas Bontang. Ia tak hanya dimasak bersama gami, tapi juga dikeringkan seperti kerupuk dan dikemas sebagai oleh-oleh khas Bontang.

Aku menyantapnya perlahan-lahan, penuh sukacita. Langit yang cerah dan hawa yang sejuk berkat angin sepoi-sepoi lautan, memberikan kontribusi suasana makan malam yang berkesan.