Dewi Puspasari
Dewi Puspasari Penulis dan Konsultan TI

Suka baca, dengar musik rock/klasik, & nonton film unik. Juga nulis di https://dewipuspasari.net dan www.pustakakulinerku.com

Selanjutnya

Tutup

Hiburan Artikel Utama

"Paper Cuts", Sisi Lain dari Band Nirvana

13 April 2018   13:00 Diperbarui: 14 April 2018   01:38 3326 5 0
"Paper Cuts", Sisi Lain dari Band Nirvana
Kurt Cobain si pentolan Nirvana yang jenius (sumber:https://www.spin.com)

Nama Nirvana rasanya sulit dilepaskan dengan tembang Smells Like Teen Spirit dan album Nevermind. Lagu dan album tersebut memang melambungkan nama band yang dikomandani Kurt Cobain hingga tingkat mancanegara. Jauh sebelum popularitas mereka gapai, Nirvana memiliki album pertama, Bleach (1989) yang dari segi karakter musik cukup berbeda dengan album-album berikutnya. Salah satu lagu yang menurutku Nirvana banget dengan toneyang gelap adalah Paper Cuts.

Aku mengenal Nirvana pada masa awal duduk di bangku SMP. Waktu itu lagu yang pertama kukenal adalah About a Girl, Come as You Are, disusul Smells Like Teen Spirit, The Man Who Sold The Word,dan All Apologies. Setelah itu aku nagih lagu-lagu Nirvana lainnya dan mulai mendengarkan satu-persatu albumnya. Waktu mendengarkan satu album komplet Nirvana yang dirilis kali pertama, aku merasakan sisi Kurt Cobain yang berbeda.

Kurt Cobain semasa hidupnya memang sosok vokalis dan musikus yang kompleks. Aku dulu hanya mengenalnya lewat majalah, pemberitaannya di media. Ketika kemudian menonton film dokumenternya, Montage of Heck,  aku merasa banyak yang belum kukenal dari sosok vokalis yang drop out dari SMA ini. Sebagian menganggap ia salah satu musisi yang mempopulerkan genre grunge dengan gaya bernyanyinya yang terkesan asal-asalan, seperti terpengaruh narkoba. Namun, jika menilik dari referensi musiknya, liriknya yang terkadang satire, aku menganggap ia salah satu musisi yang jenius.

Salah satu lagu yang ingin kuulas adalah Paper Cuts. Tembang ini masuk dalam album pertama, Bleach, yang dirilis pada 15 Juni 1989. Sebagian kritikus musik menganggap lagu-lagu dalam album ini memiliki lirik yang terkesan asal-asalan dan musik yang masih mentah. Album ini dianggap kurang bergizi jika dibandingkan dengan album-album Nirvana pada umumnya.

Berbeda dengan pendapat sebagian kritikus, aku menyukai album ini. Album ini termasuk segar dan unik. Musiknya seperti eksperimental namun menarik. Dalam album perdana band asal Seattle ini terdapat 11 lagu. Lagu favoritku dalam album ini adalah School, Love Buzz, dan Paper Cuts. Tembang-tembang ini memang relatif tidak easy listening, liriknya nampak payah, tapi jika dipahami dan didengarkan beberapa kali malah terkesan 'nagih'.

Paper Cuts paling kufavoritkan dalam album Bleach. Nuansanya gelap dan irama grunge-nya begitu kental. Gaya bernyanyi Kurt Cobain di sini seperti orang yang lagi frustasi. Penuh emosi, begitu dinamis.

Kurt Cobain memiliki kepribadian yang kompleks (sumber:alternativenation.net)
Kurt Cobain memiliki kepribadian yang kompleks (sumber:alternativenation.net)
Paper Cuts bisa didefinisikan sebagai sebuah hal yang kecil namun sangat menyakitkan. Dalam versi Kurt Cobain, hal ini bisa berarti trauma yang mendalam. Lagu Paper Cuts ini memiliki melodi yang berulang dengan distorsi gitar dan gebukan drum yang mantap. Liriknya cukup panjang dan bercerita. Jika lirik dan  lagunya dicermati maka lirik dan nuansa dalam lagu pas untuk mengiringi sebuah film horor-thriller. Berikut bait pertama dalam lagu Paper Cuts.

When I'm feeling tired

She pushed food through the door

And I crawl towards the crack of light

Sometimes I can't find my way

Newspapers spread around

Soaking all that they can

A cleaning is due again

A good hosing down

Lagu ini seperti menggambarkan rasa frustasi karena terperangkap dalam sebuah tempat dan susah untuk membebaskan diri. Bait berikutnya menggambarkan rasa kebingungan dan keingintahuan apa yang sebenarnya terjadi pada dirinya.

Black windows of paint

I scratched with my nails

I see others just like me

Why do they not try to escape?

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2