Mohon tunggu...
dewa gedesujana
dewa gedesujana Mohon Tunggu... Mahasiswa - mahasiswa

dewa gede sujana, mahasiswa farmasi Universitas Negeri Gorontalo

Selanjutnya

Tutup

Healthy

Obesitas di Masa Pandemi Covid-19

16 Mei 2021   18:38 Diperbarui: 16 Mei 2021   18:43 279
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Kesehatan. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Schantalao

Beberapa kebijakan pemerintah yang membuat kebiasaan baru di masyarakat karena adanya pandemic COVID -- 19, Salah satunya masyarakat di larang untuk keluar dari rumah mereka masing -- masing dan membatasi aktivitas mereka bepergian di luar baik bekerja maupun dalam dunia pendidikan sehingga semuua katifitas bekerja maupuan sekolah di adakan secara virtual (work from home), sehingga orang -- orang malas beraktitas, meningkatnya konsumsi makanan siap saji, dan kebiasaan lainya yang dapat membuat gizi tak seimbang yang dapat memicu obesitas.

Dari data Riset Kesehatan Dasar  ( Rikerdas 2018 ) persentase orang -- orang yang memiliki berat badan lebih yaitu 13,6 % dari jumah penduduk. Sementara itu persentase orang yang mengalami obesitas di masa pandemi mencapai 28,1 % dari jumah penduduk di mana jika di perentasekan, 30 % penduduk Indonesia mengalami peningkatan berat badan di masa pandemi.

" Mari kita kenali obesitas lebih dalam mulai dari apa itu obesitas, penyebab, dampak dan cara mendanguangi atau mencegahnya"

APA  ITU OBESITAS ?

Obesitas merupakan penumpukan lemak yang berlebihan akibat ketidak seimbangan asupan energi (energy intake) dengan energi yang digunakan (energy expenditure) dalam waktu yang lama ( WHO,2000 ). Obesitas adalah kondisi yang ditandai dengan gangguan keseimbangan energi tubuh yaitu terjadi keseimbangan energi positif yang akhirnya disimpan dalam bentuk lemak di jaringan tubuh (Nelm, et, al 2011). Sehingga obesitas adalah terjadinya penumpukan lemak dalam tubuh yang abnormal dalam kurun waktu yang lama dan dikatakan obesitas bila nilai Z-scorenya >2SD berdasarkan IMT/U umur 5-18 tahun (Kemenkes, 2010).

PENYEBAB OBESITAS :  

Penyebab yang tidak bisa di kendalikan :

Salah satu penyebab obesitas yang tidak bisa di kendalikan yaitu dari  faktor genetik, Artinya, mereka yang memiliki keluarga dengan obesitas cenderung lebih berisiko pada kemudian hari. Ada beberapa gen yang di duga dapat menyebabkan obesitas, contohya gen INSIG2, Gen FTO, Gen ob, dan Gen db (diabetic) namun belum diketahui pasti salah satu gen yang dapat menyebabkan obeitas di antara gen-gen ini, biasanya pasien obesitas bisa memiliki beberapa gen dari contoh gen tersebut.

Penyebab yang bisa di kendalikan :

  • Kurangnya beraktifitas
  • Pola makan yang tidak sehat
  • Meminum obat -- obatan tertentu seperti obat diabetes, kortikosteroid, dan antipsikotik
  • Kurangnya waktu tidur
  • Gaya hidup keluarga yang tidak sehat
  • Kehamilan

HUBUNGAN GULA DAN GARAM DENGAN OBESITAS:

Kelebihan berat badan dapat terjadi karena konsumsi makanan sehari-hari yang menyumbang kalori besar seperti gula dimana dapat menybabkan penimbunan lemak berbahaya ( lemak viseral ) di bagian perut yang di tandai dengan bertambahnya ukuran lingkar perut dari batas normal. Selain itu, konsumsi garam yang tinggi juga cenderung meningkatkan nafsu makan sehingga mengonsumsi makanan lebih banyak, sehingga akan menyebabkan obesitas.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Healthy Selengkapnya
Lihat Healthy Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun