Bisnis

Mengenal Etika dalam Bisnis yang Berbasis Syariah

12 Juli 2018   11:05 Diperbarui: 12 Juli 2018   11:07 405 0 0

Dunia bisnis yang semakin berkembang di era saat ini membuat para pelaku ekonomi semakin giat memperoleh laba dari bisnis tersebut baik dengan berinovasi maupun menerapkan nilai-nilai dasar dan etika dalam berbisnis.

Adanya bisnis berbasis konvensional pada umumnya tidak dipungkiri juga akan adanya bisnis yang berbasis Syariah. Dalam ajaran Islam dikenal istilah Syariat (al-syari'ah) berarti sumber air minum (mawrid al-ma' li al istisqa) atau jalan lurus (at-thariq al-mustaqm) yang secara istilah bermakna perundang-undangan yang diturunkan Allah Swt melalui Rasulullah Muhammad SAW untuk seluruh umat manusia baik menyangkut masalah ibadah, akhlak, makanan, minuman pakaian maupun muamalah (interaksi sesama manusia dalam berbagai aspek kehidupan) guna meraih kebahagiaan di dunia dan di akhirat.

Pada dasarnya bisnis syariah merupakan  bisnis yang sama halnya seperti bisnis pada umumnya, hanya penerapan dan pelaksannaannya saja yang didasarkan pada syariat islam. Bisnis syariah mengutamakan bisnis dengan penghasilan halal, baik dan berkah. Bisnis berbasis syariah merupakan menuruti akad islam dari persiapan sampai keuntungan. Tidak ada penipuan atau pun penyelewengan.

Sama halnya dalam bisnis pada umumnya, bisnis berbasis syariah juga memiliki etika dalam berbisnisnya yang mengikuti Syariat, seperti :

  • Tauhid 

Segala aktifitas khususnya dalam muamalah dan bisnis, manusia hendaklah mengikuti aturan-aturan yang ada jangan sampai menyalahi batasan-batasan yang telah diberikan. 

  • Keseimbangan

Merupakan konsep yang menunjukkan adanya keadilan sosial.

  • Kehendak Bebas

Kehendak bebas itu harus sejalan dengan kemaslahatan kepentingan individu telebih lagi pada kepentingan umat.

  • Tanggung Jawab

Terkait erat dengan tanggung jawab manusia atas segala aktifitas yang dilakukan kepada Tuhan dan juga tanggung jawab kepada manusia sebagai masyarakat.

Penerapan etika bisnis berbasis Syariah sejatinya merupakan nilai-nilai penerapan agama yang diimplemetasikan dalam berbisnis agar bisnis tersebut tetap dalam ketentuan-Nya sehingga tetap dalam keberkahan.