Mohon tunggu...
Devi Juniarsih
Devi Juniarsih Mohon Tunggu... Lainnya - NO

#GoBlog

Selanjutnya

Tutup

Travel Story Pilihan

+/-48 Jam di Malang & Batu Ngapain Aja?

16 Maret 2016   14:55 Diperbarui: 16 Maret 2016   15:13 1142
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Hari pertama selesai. Kembali ke hotel yang jaraknya hampir 10km di tengah dinginnya kota Batu. Tidur. Hari kedua, pagi-pagi aku keluar kamar tanya resepsionis tempat sarapan yang ternyata ada di Club House, di luar dari hotel. Keluar dari hotel ke arah perumahan, jarak Club House-nya ngga terlalu jauh, karena belum jam 6 jadi sarapan belum siap, restorannya jadi satu dengan kolam renang. Balik ke kamar bangunin adik lalu balik lagi ke club house buat sarapan yang menunya macam-macam, mulai dari nasi goreng, mi goreng, ada kuah santan yang sepertinya kari atau soto, telur, roti dan selai, buah, kopi dan jus jeruk.

[caption caption="Club House El Hotel"]

[/caption]

[caption caption="Mau sarapan atau berenang?"]

[/caption]

Setelah sarapan kita kembali ke kamar, packing lalu mandi dan siap-siap check out. Jam 10 kita check out, lanjut keliling Batu cari penginapan dekat BNS atau Jatim Park sesuai rencana sebelumnya. Berhubung hari itu Sabtu banyak penginapan yang sudah fully booked, pas ada yang kosong dan harganya ok eh lokasinya naik-naik ke puncak gunung dan sekelilingnya sepi. Yang lokasinya ok eh harganya ngga ok. Di depan BNS sebetulnya banyak plang penginapan yang tulisannya 100k-an semalam, tapi entah mengapa kami lewati begitu saja. Alhamdulillah akhirnya begitu kita ke Jatim Park 1, dekat parkiran bis ada penginapan kosong yang harganya agak masuk akal, meskipun setelah itu kita harus hemat (350k).

Hotel Prima Asri, letaknya benar-benar strategis, keluar pintu parkiran Jatim Park 1 langsung kelihatan, tempatnya ngga terlalu besar, cuma 2 lantai, dan tempatnya terbuka, jadi buka pintu kamar langsung keluar. Kita pilih kamar twin bed, dengan privat bathroom yang cukup nyaman, dan sarapan. Di sini kita ngga perlu AC atau kipas angin, karena siang hari pun masih cukup sejuk. Setelah sholat zuhur, kita jalan kaki ke Jawa Timur Park 1, makan siang yang lumayan murah juga, lalu lanjut beli tiket. Tiket yang ditawarkan ada macam-macam, kita cuma beli Jatim Park 1 saja (80k/orang). Seperti di Museum Angkut tiketnya bentuk stiker gelang.

[caption caption="Kita masuk di-iringi penari"]

[/caption]

Di ruangan pertama kita disambut sama bapak-bapak yang sedang kenduren, bapak-bapaknya patung lho ya, jadi jangan diajak ngobrol, nanti kalau beliau jawab kamu takut. Jatim Park 1 ini sepertinya lebih ke taman edukasi buat anak-anak ya, walaupun sebenarnya aku juga banyak yang ngga tau. Seperti Taman Pintar Jogja, TMII, atau Transtudio. Enaknya di Jatim Park jalannya teratur, kita diarahkan dengan baik mengikuti sign board, jadi ngga ada pengunjung menumpuk di satu tempat saja, lanjut jalan terus, destinasi terakhir adalah wahana permainan seperti Dufan.

[caption caption="Biasaaaa, kebanyakan gaya!"]

[/caption]

Seru dong Dev banyak yang teriak-teriak? Mmm, ngga terlalu rame sih, pengunjungnya banyak, tapi hanya jalan-jalan aja sepertinya. Aku coba beberapa wahana aja, kenapa kita ngga coba semua wahana? 1. banyak wahana yang ada minimal penumpang, yang setelah ditunggu 30 menit pun kuota ngga terpenuhi. 2. ada batas maksimal berat badan 75kg. 3. bunyi kriut-kriut wahananya mengkhawatirkan.

Sebelum maghrib kita sudah kembali ke Hotel, istirahat sebentar, mandi, sholat maghrib, lalu lanjut cari makan malam, oleh-oleh dan ke Batu Night Sepctacular (BNS). Waktu browsing tentang oleh-oleh, ada satu yang unik, Apple Strudel Malang punya Tengku Wisnu, jadilah kita berburu apel strudel yang sudah buka cabang di Batu, tepatnya di depan Batu Town Square / Lippo Plaza. Ngga cuma apple strudel, ada juga rasa keju, mix fruit, coklat pisang, stroberi dan dijual juga keripik dan kerupuk buah khas malang. Harga apple strudel 45k.

Selesai beli oleh-oleh kita balik ke penginapan, taruh oleh-oleh lalu lanjut ke BNS, masuk BNS murah, 30k saja untuk tiket masuk, bisa juga beli tiket terusan 100k, jadi bisa naik wahana di BNS tanpa perlu bayar lagi. Yang pertama kita cari adalah food court, tempatnya lumayan luas, dan ngga ramai. Kita pesan nasi goreng (20k), untuk pembayarannya kita pakai kartu, jadi kita beli kartu dan isi saldo, kalau ada sisa nanti bisa diambil uangnya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Travel Story Selengkapnya
Lihat Travel Story Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun