Mohon tunggu...
Devi Ervika
Devi Ervika Mohon Tunggu... Lainnya - Long life hallucinations

✨

Selanjutnya

Tutup

Film Pilihan

Little Women: 3 Teori yang Menguatkan Teori 'Won Sang-a adalah Real Villain'

20 September 2022   09:46 Diperbarui: 20 September 2022   10:12 3406
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
https://www.instagram.com/p/CiXCLrOpDve/?igshid=MTA0ZTI1NzA=

Little Women rupanya tidak setengah-setengah dalam menyajikan genre misterinya. Alur drama benar-benar teramu dengan baik sehingga penonton dibuat penasaran akut. Setiap episodenya, selalu ada hal-hal mengejutkan yang semakin memancing rasa penasaran penonton.

Sejauh ini karakter Won Sang a juga cukup menjadi sorotan. Dia adalah istrinya Park Jae sang.

Dan semakin kesini, seperti banyak bukti yang menguatkan kalau Sang a punya sesuatu yang masih dirahasiakan. Mungkinkah dia adalah real villain drama Little Women ? Mari kita kupas teorinya dalam pembahasan berikut :

1. Pohon anggrek dirumah Sang a adalah milik ayahnya

Dalam setiap kasus pembunuhan korban terkait, selau ditemukan anggrek biru di lokasi kejadian. Pelaku pembunuhan seolah memberi tanda kalau dia memberi peringatan pada korban melalui anggrek biru tersebut.

Dan secara mengejutkan ternyata ada pohon anggrek biru dirumah Park Jae sang. Sang a, istrinya, menunjukkan pohon tersebut kepada In hye. Sang a sekaligus mengatakan bahwa pohon anggrek tersebut adalah milik ayahnya.

Ayah Sang a membawa anggrek tersebut dari Vietnam pada masa peperangan. Posisinya ayah Sang a adalah jenderal peran yang legendaris juga.

Dengan fakta ini, sangat memungkinkan apabila Sang a terkait dengan oembunuhan bertanda anggrek biru. Terlebih dia pernah mengatakan kepada suaminya kalau Park Jae sang ada dibawah kontrolnya.

2. Sang a terkait dengan Singapura

Hwa young membelanjakan uang ilegalnya dengan beragam properti di Singapura. Hwa young juga rutin pergi ke Singapura untuk menikmati hari liburnya dengan mewah. Dan siapa sangka ternyata Sang a juga terkait dengan Hwa young, anggrek, dan juga Singapura.

Di Singapura, ada kegiatan tahunan yang disebut sebagai festival anggrek nasional. Festival ini adalah kedok pencucian uang dengan cara yang tidak terlalu mencolok. 

Sang a rutin melakukan transaksi di festival ini untuk mencuci uangnya. Namun dia tidak melakukannya sendiri. Sang hanya melakukan transaksi deal dengan klien dan yang pergi ke festival adalah orang suruhannya. Selama ini orang suruhan Sang a adalah direktur Shin dan Hwa young.

Dari poin-poin ini, ada kesimpulan kalau Sang a bisa saja merupakan pelaku dari pembunuhan anggrek biru. Hanya saja dia tidak pernah turun tangan untuk membunuh korbannya secara langsung. 

Dugaan mengarah ke suaminya. Bisa jadi Sang a memanfaatkan suaminya sebagai kaki tangan untuk membunuh orang-orang yang tidak dia kehendaki. Dalam artian, orang-orang yang menghalagi jalannya dalam mewujudkan ambisi.

3. Sikap baik Sang a ke In joo tampak misterius

Setelah Hwa young meninggal, dia membutuhkan penggantinya untuk melakukan transaksi jual beli anggrek di Singapura. Maka berjumpalah Sang a dengan In joo. Sang a juga mengetahui bahwa In joo adalah kakaknya In kyung.

Namun yang aneh adalah bagaimana cara Sang a memperlakukan In joo. Dia seperti terlihat sangat baik namun sikapnya bermakna ganda. Bisa dikatakan bahwa Sang a memang karakter yang misterius dalam keanggunan yang dia tunjukkan.

Kalau kata Choi Do il, Sang a hanya berakting untuk mendapatkan kepercayaan In joo. Do il menilai bahwa In joo adalah gadis polos yang mudah percaya. Karena itulah Sang a memanfaatkan sifat asli In joo untuk dijadikan orang kepercayaan.

Takutnya, Sang a memanfaatkan In joo dengan kejam. Karena dalam sikapnya yang terlihat halus, Sang seperti menyimpan kepribadian yang sangat jahat. Jiwa keji yang dia bungkus dengan rapi sehingga mangsa bisa masuk dengan mudah.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Film Selengkapnya
Lihat Film Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun