Mohon tunggu...
Desy Hani
Desy Hani Mohon Tunggu... Lainnya - Hi happy reading

Practice makes perfect

Selanjutnya

Tutup

Gayahidup Artikel Utama

Mencoba Keluar dari "Comfort Zone"? Yuk Tanamkan Ketiga Prinsip Berikut

10 November 2021   19:50 Diperbarui: 12 November 2021   16:25 538 55 13
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Ilustrasi terlalu asyik berada di zona nyaman bisa berdampak pada perkembangan diri. Sumber: Shutterstock via Kompas.com

Comfort zone, ketika kenyamanan telah memberikan keistimewaan tersendiri di dalam hidup. Baikkah bila terus bertahan pada posisi tersebut? Dan benarkah mencoba keluar dari comfort zone dapat menuju ke arah growth zone? 

Setiap insan yang berada di muka bumi ini, pastinya memiliki tujuannya masing-masing di dalam hidup. 

Berbagai macam upaya pastinya akan dilakukan dengan semaksimal mungkin, demi tercapainya tujuan yang diinginkan di dalam hidup terkait cita-cita, misalnya. 

Ketika telah sampai di puncak pencapaian, akan ada sebuah tindakan yang diambil oleh bersangkutan, terlebih lagi bila pencapaian yang diperoleh tersebut telah memberikan kenyamanan. 

Sederhananya, tidak mau lagi beralihan dari lingkaran kenyamanan yang ada, atau dikenal dengan comfort zone (zona nyaman).

Menurut Alasdair A.K.White, di dalam bukunya "From Comfort Zone to Performance Management" mengatakan bahwa, comfort zone merupakan sebuah keadaan dimana seseorang merasa terbiasa dan nyaman karena mampu mengontrol lingkungannya.

Ilustrasi comfort zone | sumber: ondawebtv.it
Ilustrasi comfort zone | sumber: ondawebtv.it

Mungkin, bagi sebagian besar para penduduk planet ini (tidak semuanya), comfort zone bagaikan sesuatu hal yang mampu memberikan ketenangan serta keistimewaan tersendiri di dalam hidupnya. 

Ada berbagai macam faktor dan alasan kenapa seseorang bisa senyaman itu dengan keadaan yang berada di hadapannya. 

Namun ternyata, mencoba hal yang baru dan mencoba keluar dari comfort zone juga bisa memberikan pengalaman tersendiri. Dimana sebuah pengalaman akan mengajarkanmu banyak hal. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
Mohon tunggu...

Lihat Konten Gayahidup Selengkapnya
Lihat Gayahidup Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan