Mohon tunggu...
Erni Purwitosari
Erni Purwitosari Mohon Tunggu... Wiraswasta - Wiraswasta

Pesepeda dan pemotor yang gemar berkain serta berkebaya. Senang wisata alam, sejarah dan budaya serta penyuka kuliner yang khas.

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Inilah Kelebihan dan Kekurangan Memiliki Banyak Komunitas

6 Oktober 2020   10:31 Diperbarui: 6 Oktober 2020   10:35 473
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Komunitas. Wadah bagi seseorang atau sekelompok orang untuk mengapresiasikan harapan dan keinginan secara mandiri. 

Ketika kita memiliki keinginan akan suatu hal, namun tak kita dapatkan di sekolah, kampus atau tempat kita bekerja. Maka bergabung dalam sebuah komunitas adalah pilihan tepat.

Tentu saja komunitas yang sesuai dengan passion kita. Kalau tertariknya dengan seni dan budaya, maka masuklah ke dalam komunitas yang berhubungan dengan kedua hal tersebut. 

Jika tertariknya dengan dunia otomotif maka masuklah ke dalam komunitas  yang ada hubungannya dengan otomotif. Begitu seterusnya. 

Dengan perkembangan teknologi dan informasi, sangat mudah untuk menemukan sebuah komunitas yang sesuai dengan passion kita. Terutama melalui media sosial seperti Facebook atau Instagram.

Kemudahan ini membuat kita bisa mengikuti berbagai komunitas yang ada. Seseorang yang memiliki banyak hobi maka bisa memiliki lebih dari satu komunitas yang diikuti.

Mereka yang hobi bersepeda, jalan-jalan dan kuliner bisa bergabung dengan komunitas yang sesuai dengan hobi tersebut. 

Ada banyak manfaat yang kita dapatkan ketika bergabung dalam sebuah komunitas. Setidaknya ada wadah yang menampung hobi kita. Kita pun tidak sendiri dalam melakukan hobi tersebut. Pendek kata "ada temen sehobi."

Lalu bagaimana jika komunitas yang kita ikuti ternyata tidak satu. Ada tiga bahkan lebih. Efektifkah memiliki komunitas lebih dari satu?

Secara "rasa" iya, kita merasa senang bisa menyalurkan semua keinginan sesuai hobi. Namun secara kualitas dan kuantitas perlu dipertimbangkan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun