Mohon tunggu...
Erni Purwitosari
Erni Purwitosari Mohon Tunggu... Wiraswasta

Penulis "Ketika Srikandi Bersepeda," Biker, Rider, Odoper, Pegiat Budaya dan Pencinta Sejarah serta Penyuka Kuliner.

Selanjutnya

Tutup

Film Pilihan

Serba-serbi Nobar Film "Little Women" bersama KOMiK Kompasiana

10 Februari 2020   11:12 Diperbarui: 17 Februari 2020   13:06 51 4 1 Mohon Tunggu...

Little Women merupakan salah satu film yang masuk nominasi film terbaik Oscar 2020. Karena termasuk jenis film yang saya suka. Maka saya mengagendakan acara nonton Little Women saat libur akhir pekan.

Pucuk dicinta Ulama pun tiba. Saya dan tiga Kompasianer lainnya terpilih untuk mengikuti Nobar Film Little Women yang diadakan oleh KOMiK Kompasiana.

Menjelang pengumuman piala Oscar 2020 ini KOMiK Kompasiana memang mengadakan beberapa event. Mulai dari review film-film yang masuk nominasi Oscar. Membuat kuis terkait piala Oscar melalui twitter. Membuat skor untuk film yang ditonton oleh Komiker. Sebutan bagi anggota KOMiK Kompasiana. Juga nobar film nominasi Oscar. 

Tentu saja tidak sembarangan nobar. Peserta nobarnya dipilih melalui lomba menulis opini terkait piala Oscar. Road to Oscar begitu tagar yang disematkan selama event berlangsung. Berhubung film nominasi Oscar yang dipilih adalah Little Women, maka saya pun ikut menulis opini tersebut. Barangkali lolos. Kan seru tuh bisa nonton bareng-bareng KOMiK.

Eh, ternyata benar. Nama saya masuk dalam daftar peserta terpilih. Yeaaah....senang dong. Jadi bisa seru-seruan bareng KOMiK. Jadilah hari Minggu, 9 Februari kemarin saya nobar film Little Women bareng KOMiK Kompasiana.

 

Apa saja sih keseruan acara bareng KOMiK itu?Wah, banyak. Saat online saja banyak acara yang digelar oleh KOMiK. Seperti yang sudah saya sebutkan di atas. Apalagi saat offline. Berikut ini beberapa keseruan acara bareng KOMiK:

Dress Code

Berhubung film Little Women adalah film klasik. Maka dress code bagi peserta nobar adalah busana bernuansa klasik atau jadul. Nah, loh! Kebayangkan pergi ke tempat umum dengan penampilan jadul?

Sejujurnya saya tak malu dengan penampilan seperti itu. Biasa saja. Menarik menurut saya sih. Masalahnya, saya bingung mau pakai baju model apa? Koleksi saya kebanyakan kain dan kebaya. Namanya juga pencinta kain dan kebaya. Penampilan sehari-hari untuk acara di luar lebih sering mengenakan kain dan kebaya.

Alhasil saya harus bongkar lemari mencari pakaian yang masuk kategori jadul. Jadi malam Minggunya itu saya sampai larut malam membongkar lemari. Sempat bingung karena yang ada kain dan kain lagi. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x