Mohon tunggu...
Deni Saputra
Deni Saputra Mohon Tunggu... Guru - Seorang Guru dan Penggiat Literasi
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

Belajar menulis untuk memahami kehidupan.

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Sajak Senja & Hujan

14 Januari 2022   16:49 Diperbarui: 14 Januari 2022   16:58 353
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Puisi 1

Apa Kabar Senja?

Apa kabar senja hari ini?
tak ada jingga di matamu yang melukiskan rindu
tak ada bayang yang memancarkan gairah semu
hujan deras melampaui rasa yang menyapa,
hilang jejak ataupun kata

aroma malam tak lagi semerbak
bintang berpendar menunggu bulan berpadu
keluh rasa tak kunjung reda
kasih yang tertambat tak dapat menyeka

kini kukais sisa-sisa cahaya matahari
barangkali masih bisa kusimpan di malam hari
agar keluh tak menghampiri diri
yang masih merajut warna dan wacana

Apakah senja ini akan terulang esok hari?
berharap bening sukma memantulkan asa yang indah

Ubud, 20 Desember 2021

Puisi 2

Apa Arti Hujan?

Hujan rinai yang tertata siang ini,
adalah cinta dari Tuhan
adalah pesan yang tersampaikan
dan kita mendengarnya dengan syahdu
melihatnya dengan sendu

Apakah ini arti dari hujan siang ini?
ketika bayang menghilang,
hanya menunggu rindu
yang kau ucapkan dari jarak yang memakan waktu dalam lamunan

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun