Mohon tunggu...
Dendy Kurniawan
Dendy Kurniawan Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

hoby adalah olahraga dan berdiskusi

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Perbedaan Tradisi Beragama Islam dengan Tempat Lain

10 Juli 2022   21:22 Diperbarui: 10 Juli 2022   21:42 85 3 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun

Tradisi beragama islam adalah tradisi dan budaya bangsa indonesia sebagai produk dari proses akulturasi antara ajaran islam dengan adat istiadat yang ada dinusantara. 

Hal ini terjadi perbedaan di daerah dusun Sukorejo yang mayoritas penduduk tersebut sangat berpegang teguh dengan Ormas islam Muhammadiyah, ketika melakukan suatu kegiatan dalam merayakan momen idul adha. Masyarakat dusun Sukorejo lebih dahulu mengikuti aturan yang sesuai dengan syariat islam di negara Arab Saudi.

Maka hal ini wajar-wajar saja, namun ada hal yang membuat aku merasa kurang bisa menerima hal ini, yang biasanya aku lakukan adalah mengikuti petunjuk atau arahan dari pemerintah pusat negara Indonesia.


Pada saat perayaan sholat idul adha sudah tiba kami dan masyarakat datang beramai-ramai dilapangan utama sukarejo, yang diikuti oleh berbagai masyarakat di kelurahan kedung jeruk untuk menunaikan ibadah sholat id. Namun tidak terbayangkan oleh hal ini, mau tidak mau aku harus bisa menyesuaikan diri dengan masyarakat dusun sukarejo ini.

Dok Pribadi
Dok Pribadi
Waktu terus berjalan disetiap keesokan harinya aku dan teman-teman datang ke tempat penyembelihan hewan qurban di masjid al mukmin Sukorejo, penyembelihan ini dilakukan pada hari minggu. Masyarakat berbondong-bondong membawa hewan qurban nya untuk dibawa ke masjid al mukmin.


Pada saat dimasjid al-mukmin terdapat hewan qurban sapi yang berjumlah 19 ekor dan kambing berjumlah 10 ekor. Pada saat penyembelihan hewan qurban setiap satu sapi dijaga 7 panitia yang dimaksud adalah untuk melaksanakan proses penyembelihan, pemisahaan daging-daging, pembersihan kotoran hewan dan pembagian daging kurban.

Perbedaan penyembelihan 

Pada waktu penyembelihan didusun Sukorejo adalah dengan menggunakan teknik burley, burley adalah mengikat sapi dengan posisi silang dan mengikat kaki sapi dengan menggunakan tali bambu, dan menyembelih hewannya itu mengunakan pohon pisang sebagai alas tidurnya dan tidak membuat lubang untuk tempat menaduh darah. 

Sedangkan pada umumnya masayarakat tidak begitu memperdulikan apakah ini memakai teknik burley atau lainnya, karena mereka terapakan sesuai syariat islam dan membuat tampungan lubang untuk menandai tampungan darah hewan qurban. 

Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan