Mohon tunggu...
Slamet riyadi
Slamet riyadi Mohon Tunggu... Darah juang

Makhluk think out of the box yang menyukai bidang Ilmu Sains bekerja sebagai technopreneur dan freelance cyber, penggiat media, selalu haus akan segala Ilmu pengetahuan serta ingin Bermanfaat dalam segala hal.

Selanjutnya

Tutup

Cerpen Pilihan

Kerinduan di Tepi Nisan

12 Mei 2021   08:01 Diperbarui: 12 Mei 2021   08:29 99 5 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Kerinduan di Tepi Nisan
Sumber gambar news.okezone.com

"Assalamualaikum, Mak,

" Nada merendah karenanya. "Maaf... Siti baru sempat jenguk, emak," lirihnya.

Napasnya tersengal, sambil mencium nisan, tangis pun akhirnya pecah! 

"Emak apakabar? Siti ada kabar gembira buat, Emak."

Setengah tawa bercampur tangis.

Gadis kecil cantik itu bernama Siti Halwah, tersendu pilu
memeluk kedua lututnya. "Maaf...," lirihnya
tertahan. Air matanya kian berlinang. 

"Aaa.. Siti ... Siti." Ses ak! Dadanya kian
bergemuruh. "Siti puasanya lancar, maak. Hiks..
hiks." Siti, anak yang malang.

Semua teman Siti di kasih hadiah, Maak"
lirihnya, seiring dengan tangan mengusap wajahnya.
"Siti istimewa ya, maak? Kata Kakek disampingnya menenangkan,
Siti spesial di mata Allah."

 la curahkan semua kepada Emaknya. Entah dengan sang emak.
Apakah ia mendengarnya?
"Siti sudah berubah, Tidak lagi ngerepotin
"Siti sudah berubah, Maak. Tidak lagi ngerepotin Kakek.

Kakek bilang baju Siti masih bagus
semua. Makanya Siti nggak beli." Tersenyum
getir. Padahal, hatinya bergetar."

Kalo Emak gimana? Apakah Allah memberikan baju baru?
Kalau iya, Siti mau menyusul Emak."
Tak ada tisu untuk mengusap. Yang ada, hanya
tangan kumal yang setia menghapus air matanya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x