Mohon tunggu...
Dedy Eka Priyanto Ph.D
Dedy Eka Priyanto Ph.D Mohon Tunggu... Konsultan

Bekerja sebagai konsultan di salah satu big 4 accounting firm dan saat ini tinggal di Tokyo. Senang berbagi pengalaman lewat tulisan

Selanjutnya

Tutup

Travel Pilihan

Haji Sakura-Persiapan Haji

1 Agustus 2019   11:02 Diperbarui: 1 Agustus 2019   13:40 122 0 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Haji Sakura-Persiapan Haji
Peserta manasik haji yang diselenggarakan oleh KMII Jepang. Dokumen KMII Jepang

Setelah menentukan agen travel haji, maka langkah selanjutnya adalah mempersiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan untuk membuat visa haji, manasik haji, mempersiapkan ilmu dan perlengkapan haji hingga keberangkatan.

E-visa haji

Mulai tahun 2019, visa tidak lagi ditempel di passpor, namun berupa dokumen kertas yang dikenal sebagai elektronik-visa (e-visa). Selain itu, tidak perlu sidik jari ke kedubes arab saudi sehingga proses pengurusannya relatif cepat.

Biasanya setelah melakukan pembayaran deposit (sekitar 150,000 yen untuk H.I.S Japan), pihak agen memberikan informasi terkait dokumen yang harus dikumpulkan 1-2 bulan sebelum keberangkatan.

Adapun dokumen yang harus dikumpulkan sbb :
1. Passport (Pastikan masa berlaku passport anda diatas 6 bulan sebelum keberangkatan haji)

2. Formulir aplikasi visa
Akan dikirimkan oleh pihak agen bersama contoh pengisiannya.

3. Sertifikat bukti karyawan atau mahasiswa dalam bahasa inggris
Bagi yang berangkat dengan keluarga, cukup sertifikat kepala rumah tangga (ayah/suami. Formatnya bebas, namun harus ada cap perusahaan atau universitas.

4. 2 Foto terbaru
Ukurannya 4x5 cm dengan latar belakang putih. Karena cukup ketat aturannya, hindari membuat foto melalui aplikasi atau diprint sendiri. Lebih baik menggunakan jasa foto profesional (seperti kitamura) atau bisa foto box.

5. Sertifikat vaksin untuk meningitis, influenza dan sertifikat kesehatan (asli).
Biaya suntik vaksin (meningitis dan influenza) dan sertifikat internasionalnya di Jepang total sekitar 25,000 yen. Klinik yang bisa melayani sertifikat vaksin internasional di Jepang adalah Hibiya Clinic, The King Clinic, Hiroo International Clinic, dan Shinagawa East Medical Clinic.
 
Jika ingin menghemat biaya suntik vaksin, lakukanlah di Indonesia. Anda bisa mendapatkan sertifikat meningitis untuk haji di Kantor Kesehatan Pelabuhan kota terdekat dengan biaya hanya 305,000 rupiah. 

Anda bisa mendaftar secara online (Kespel Kemkes) sehingga prosesnya sangat cepat. Sedangkan vaksin influenza bisa dilakukan di klinik biofarma atau klinik terdekat rumah anda dengan biayanya sekitar 150 ribu rupiah.


6. Foto kopi residence card, dengan masa berlaku minimal 6 bulan sejak keberangkatan haji.

7. Sertifikat nikah dalam bahasa Inggris yang dilegalisir oleh KBRI.
Walaupun buku nikah kita ada bagian yang berbahasa inggris, namun kita masih perlu untuk membuat sertifikat nikah dalam bahasa inggris yang dilegalisir oleh KBRI.  Untuk detail membuat sertifikat tersebut, bisa mereferensi ke link berikut (https://bit.ly/332O0DH)

Setelah dokumen-dokumen diatas terkumpul, pihak travel akan mengajukan pendaftaran e-visa di kedutaan besar Arab Saudi. Mulai tahun ini tidak ada proses rekam sidik jari ke kedubes Arab Saudi sehingga prosesnya relatif cepat. Alhamdulillah , 2 minggu sebelum keberangkatan, kami sudah menerima e-visa melalui pihak travel.

Buat grup komunikasi
Mayoritas jamaah haji dari Jepang adalah baru pertama kalinya pergi haji. Banyak hal yang mungkin masih kurang jelas dan bingung dalam mempersiapkan perjalanan haji.

Karena itu, disarankan untuk membuat group haji baik Line atau WA untuk memudahkan komunikasi dan saling membantu sesama jamaah, khususnya yang sama agen travelnya, dalam persiapan haji.

Alhamdulillah, jamaah asal Indonesia yang berangkat melalui HIS Japan berinisiatif membuar group WA dengan member hampir 100 orang.  Dengan adanya group komunikasi ini banyak hal yang kurang jelas atau masalah, bisa terpecahkan bersama.

Perbanyak Ilmu
Haji adalah salah satu ibadah dimana banyak ketentuan didalamnya. Bila kita tidak memiliki bekal ilmu yang cukup dalam melaksanakan haji, maka bisa jadi haji kita tidak sempurna/mabrur.

Pihak agen travel pada umumnya akan mengadakan manasik haji untuk para jamaahnya. Misal HIS Japan mengadakan manasik dalam bahasa Inggris dan Jepang yang berisi tata cara umrah dan haji dan larangannya.

Untuk berbahasa Indonesia, para peserta haji bisa mengikuti acara manasik haji yang diselenggarakan oleh Keluarga Masyarakat Islam Indonesia (KMII) Jepang yang turut didukung oleh agen travel haji. Keuntungan mengikuti acara manasik KMII Jepang, selain mendapat ilmu terkait fikih haji juga bisa praktek haji (tawaf, sai, lempar jumrah) langsung dengan menggunakan miniatur kabah.

Pada acara manasik ini juga dihadirkan para agen travel, sehingga peserta bisa menanyakan langsung terkait teknis pemberangkatan dan pelaksanaan haji.

Selain mengikuti manasik haji, dianjurkan juga untuk membaca buku-buku fiqih seperti panduan praktis haji dan umrah karya Dr. Yusup bin Abdullah al-Ahmad dan juga buku sejarah terkait haji.

Penjelasan manasik haji dari ust. Adi Hidayat di youtube, bisa menjadi penambah ilmu terkait makna-makna yang terkandung dalam ritual haji.

Perlengkapan haji
Karena pelaksanaan haji total memakan waktu kurang lebih dari 20 hari, maka diperlukan perlengkapan dan perbekalan yang cukup.

Ketika mempersiapkan barang yang akan dibawa, perlu dipilah mana yang akan dibawa di kabin dan di bagasi. Barang kabin adalah barang yang sangat penting dan bila tidak ada akan membuat haji/umrah kita terganggu seperti kain ihram, obat-obat penting dan dokumen penting.

Sedangkan barang bagasi dipilih barang dimana bila tidak ada tidak terlalu kuatir dan bisa mencarinya di Mekah. Pemilahan ini dilakukan untuk antisipasi bila barang bagasi/koper kita hilang di bandara Jedah.

Pada umumnya maskapai yang akan digunakan untuk haji bisa menampung 30 kg untuk barang bagasi dan 7 kg untuk barang barang kabin. Upayakan tidak lebih dari itu untuk menghindari biaya tambahan.

Berikut ini link yang berisi list barang yang kami bawa setelah membaca beberapa pengalaman dari teman-teman yang sudah haji. (https://bit.ly/2K8904l )

Sabar
Kesabaran adalah bekal utama ketika berhaji nanti. Karena haji adalah ibadah, pasti akan banyak rintangan menanti. Mulai dari persiapan, keberangkatan hingga proses hajinya tersendiri.

Tidak sedikit jamaah khususnya yang berangkat dari Jepang, berharap banyak akan mendapatkan pelayanan sempurna disana seperti ketika travel di Jepang. Pernah mendengar kalau ada peserta yang berkelahi dengan pihak agen travel karena harapan yang terlalu tinggi terkait pelayanan haji disana.

Perlu dipahami bahwa ketika tiba di Jedah hingga pelaksanaan haji, banyak fasilitas yang disediakan langsung oleh pemerintah Saudi, bukan pihak agen travel. Seperti, pengumpulan barang di bandara Jedah, transportasi dari Jedah ke Mekah, akomodasi selama di Mina, Arafah dan Mudzalifah yang mungkin banyak kekurangannya.

Maka penting untuk terus bersabar, berpikir positif dan tidak berbuat hal yang tidak perlu selama haji nanti.

Surat wasiat
Jika berpergian jauh, Rasulullah mencontohkan kita agar membuat surat wasiat. Tidak terkecuali ketika pergi haji. Selain itu, tidak sedikit jamaah haji yang meninggal disana dengan berbagai sebab.

Sebelum berangkat diupayakan agar membuat surat wasiat yang bisa dititipkan kepada teman baik atau keluarga di tanah air.

Semoga Allah memberi kemudahan dan kesabaran bagi para jamaah haji seluruh dunia tahun ini dan semoga haji kita mabrur. Aamiin.

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x