Mohon tunggu...
dedi s. asikin
dedi s. asikin Mohon Tunggu... Editor - hobi menulis

menulis sejak usia muda

Selanjutnya

Tutup

Pemerintahan Pilihan

Jempol Duo untuk Pak Joko Widodo

20 September 2021   22:52 Diperbarui: 20 September 2021   23:24 196 3 1
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Jempol Duo untuk Pak Joko Widodo
Pemerintahan. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Freepik

Rasa rasanya saya berani nekad mengatas namakan 31.385 pondok pesantren serta 4,29 juta santri di negeri ini untuk mengangkat dua jempol saya tinggi tinggi.

Rasanya layak dan niscaya para pimpinan ponpes dan santri menyampaikan apresiasi, hormat dan  takdim kepada Presiden Joko Widodo.

Setidaknya ada 3 momen dan peristiwa besar yang diluncurkan pemerintah Presiden Jokowi selama 6 tahun ini.

Pertama tahun 2015 dikeluarkan Keppres 22  tentang Hari Santri Nasional, kedua UU no 18 tahun 2019 tentang pesantren.

Yang terakhir Perpres 82 tahun 2021 tentang dana abadi pesantren.

Ketika tahun 2012 saya dan kawan kawan wartawan Kemenag mengadakan tour de pasantren, hal demikian itu disampaikan sebagai titipan aspirasi para kiyai dan santri.

Dengan penetapan HSN setidaknya mereka merasa ada pengakuan negara atas keberadaan lembaga pendidikan Islam yang hanya ada di Indonesia.

Pondok pesantren itu hanya ada di bumi Nusantara. Di Arab Saudi saja tempat lahir dan pusat peradaban Islam,  lembaga itu tidak ada. 

Beberapa tahun lalu Pakistan sempat datang melihat perkembangan Pontren di sini. Katanya mereka akan mencoba menerapkan sistem pendidikan Islam ala pesantren di Indonesia. Saya belum dengar kabar implementasi hasil studi banding mereka itu.

UU khusus tentang pesantren tentu merupakan penetrasi pengakuan negara terhadap kerja dan keberadaan kiyai, santri dan lembaga pondok pesantren.

Dan yang terakhir menyangkut dukungan dana bagi keberlangsungan pendidikan Islam. Ini yang sungguh dinanti sebagaian besar pondok pesantren.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pemerintahan Selengkapnya
Lihat Pemerintahan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x
LAPORKAN KONTEN
Alasan