Mohon tunggu...
Dede Ahmad Ramdhan
Dede Ahmad Ramdhan Mohon Tunggu... Freelancer - RA94

Punten Numpang Nulis

Selanjutnya

Tutup

Balap Artikel Utama

Cinta dan Benci F1 Sprint Race

10 November 2022   06:47 Diperbarui: 12 November 2022   15:26 552
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

F1 Sprint Race diperkenalkan di musim 2021, tapi F1 fans masih menerima setengah hati dengan metode balapan ini. Dengan memakan waktu Free Practice, memajukan waktu kualifikasi ke hari Jumat dan 100km sprint di waktu kuali biasa di hari sabtu.

Simpelnya Sprint Race dibuat untuk menarik perhatian para penggemar baru dengan menyuguhkan balapan tanapa pit stop para Driver diharap ngebut sampai garis akhir, dari pada nonton sesi latihan mobil muter muter gak jelas.

Memang kedengarannya lebih seru tapi kenyataannya malah banyak Driver yang ambil jalur aman mempertahankan posisi untuk Race sebenarnya di hari minggu.

Kurangnya sesi latihan juga bisa menjadi ketertarikannya tersendiri. Setiap tim dipaksa memanage waktu yang terbatasa untuk menentukan setup mobil yang cocok apalagi ditambahkalau cuaca yang tidak menentu membuat tim harus memilih setup/pengaturan mana yang harus dicoba, seperti di Imola beberapa bulan kemarin.

Sedikitnya persiapan ini bisa membuat hasil balapan sedikit sulit diprediksi, contohnya Lando noris yang mendapat Podium di Imola dengan kondisi lintasan yang tidak menentu, dan sedikit sesi latihan karena Sprint race.

Biasanya posisi awal balapan ditentukan dari hasil kualifikasi, tapi karena ada Sprint hasil kualifikasi jadi penentu posisi awal sprint. posisi awal balapan jadinya ditentukan dari hasil sprint race. Jadi yang dapat pole di kuali belum tentu mulai dari pole di hari minggu hmm...

Awalnya hanya top 3 yang dapat point, tapi untuk musim ini top 8 yang dapat point. 8 point unutk pemenang, 7 untuk p2 dan seterusnya sampai p8 dengan 1 poin. 

Opini JurDun Max Verstappen

Max get 2nd Sporza.be
Max get 2nd Sporza.be
Max Verstapen memberikan opini Sprint racenya saat diinterview oleh The Race.com

"Saya tidak suka, saya kurang suka Format akhirpekan (Grandprix). Saya tidak keberatan bila hanya ada satu sesi latihan dan langsung ke kualifikasi, mungkin lebih baik seberti itu. saya rasa tidak ada Suasana dan sensasi (Balapan)."

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Balap Selengkapnya
Lihat Balap Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun