Mohon tunggu...
Deddy Husein Suryanto
Deddy Husein Suryanto Mohon Tunggu... Penulis - Content Writer

Penyuka Sepak Bola. Segala tulisan selalu tak luput dari kesalahan. Jika mencari tempe, silakan kunjungi: https://deddyhuseins15.blogspot.com

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Timnas Indonesia Kalah, tapi Tidak Salah

8 Juni 2021   19:40 Diperbarui: 22 November 2021   12:06 280
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Duel Vietnam vs Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia, di Al-Maktoum, Dubai, Uni Emirat Arab (7/6). Sumber: PSSI.org

Gol ini semakin menyulitkan asa Indonesia untuk dapat menyamakan kedudukan. Bahkan, untuk mencetak satu gol juga masih kesulitan.

Secara bertahap, Vietnam mampu menambah keunggulan menjadi 3-0 dan kemudian menjadi 4-0. Saat laga sudah seperti selesai bagi Timnas Indonesia, namun Shin Tae-yong tetap punya tujuan yang sama seperti di awal babak kedua, yaitu mencari gol.

Itu dapat dilihat dari masuknya Saddam Gaffar dan Muhammad Rafli. Masuknya dua penyerang tinggi ditambah dua pemain sayap seperti Egy dan Witan dan masih adanya Kushedya Yudo di lini depan terlihat bahwa Timnas Indonesia tidak gentar.

Tidak jarang, tim yang sedang tertinggal jauh cenderung memasukkan banyak pemain bertipe bertahan. Karena, tujuannya adalah memperbaiki lini pertahanan.

Namun, Shin Tae-yong berpikir sebaliknya. Kekuatan bertahan yang bisa dikatakan bagus adalah ketika tim berani menguasai bola dan berani menyerang. Dengan begitu, lawan menjadi terpaksa bertahan.

Hanya saja, tujuan bagus Shin Tae-yong terlihat sudah terbaca oleh Vietnam. Setelah unggul dan menjauh, mereka cenderung memperlambat tempo permainan. Mereka juga memasukkan pemain-pemain bertipe bertahan.

Pergantian terakhir yang dilakukan Shin Tae-yong adalah memasukkan Agung menggantikan Yudo. Masuknya pemain yang sebelumnya mencetak gol ke gawang Thailand itu seperti mengindikasikan bahwa Indonesia sebenarnya sudah bermain dengan kekuatan terbaiknya.

Imbang dalam bertahan dan menyerang. Namun, kebobolan 4 gol memang bukan hal yang mudah untuk diterima begitu saja.

Hanya saja, pemandangan yang terlihat bagus di laga ini adalah Evan Dimas dkk. tidak terlihat lelah. Mereka bahkan sempat punya beberapa peluang yang cukup mengancam pertahanan lawan.

Dua diantaranya adalah tendangan dari luar kotak penalti Egy dan tendangan di dalam kotak penalti yang dilakukan Saddam. Walau tidak menjadi gol, itu sudah menjadi tanda, bahwa para pemain tidak sepenuhnya jatuh mentalnya ketika sudah pasti kalah.

Motivasi mereka untuk menyerang masih ada. Bahkan, pada detik terakhir pertandingan, bola sedang ada di dalam kotak penalti Vietnam sebelum akhirnya melambung--ditendang Saddam--di atas mistar gawang Vietnam.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Bola Selengkapnya
Lihat Bola Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun