Mohon tunggu...
Deddy Husein Suryanto
Deddy Husein Suryanto Mohon Tunggu... Pengamat Sosial

Penyuka Sepakbola, Penulis Biasa nan Sederhana (PBS), dan berharap selalu dapat menginspirasi dan terinspirasi. Cinta Indonesia. Segala tulisan selalu tak luput dari kekhilafan. Jika mencari tempe, silakan kunjungi: https://deddyhuseins15.blogspot.com Iseng-iseng unggah video di https://m.youtube.com/channel/UCmc1Ubhzu3PPCG3XXqcGExg

Selanjutnya

Tutup

Bola Artikel Utama

Steve Bruce: Sepak Bola Saat Pandemi adalah Moral Vs Finansial

11 Januari 2021   00:25 Diperbarui: 11 Januari 2021   09:13 241 34 4 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Steve Bruce: Sepak Bola Saat Pandemi adalah Moral Vs Finansial
Sepak bola tetap berjalan sengit walau tanpa suporter di tribun. Gambar: AFP/Getty Images/Pool via Kompas.com

Tulisan ini berangkat dari pendapat manajer Newcastle United, Steve Bruce setelah laga putaran ketiga Piala FA 2020/21 yang mempertemukan Aston Villa vs Liverpool (9/1). 

Tentu, kita sudah tahu hasil akhir laga itu adalah 1-4 dengan parade gol yang diciptakan Mane (2), Salah, dan Wijnaldum, sedangkan gol Aston Villa dicetak oleh Louie Barry.

Walaupun Bruce bukan manajer salah satu dari dua klub itu, dia ternyata punya perhatian terhadap tergelarnya laga tersebut. Laga yang digelar di Villa Park itu memang patut diperhatikan, karena tim tuan rumah (Aston Villa) diperkuat oleh tim dari Aston Villa U-23.

Manajernya juga bukan Dean Smith melainkan Mark Delaney. Bukannya tanpa sebab Aston Villa melakukan itu, melainkan karena sekitar 14 orang di tim senior terdapat hasil positif Covid-19 dalam pengujian.

Mau tidak mau, The Villans harus tampil tanpa seluruh skuad utama demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Ini membuat kita teringat kejadian serupa yang juga melibatkan kedua klub tersebut.

Tepatnya pada 18 Desember 2019, ketika Liverpool yang harus bermain di ajang Piala Liga, tetapi di waktu bersamaan mereka harus tampil di Piala Dunia Antarklub. Jurgen Klopp jelas memilih terbang ke Doha, Qatar untuk memperebutkan titel perdana Liverpool di ajang tersebut.

Alhasil, tim yang harus turun di laga Piala Liga harus skuad junior, yaitu U-23. Di sanalah kita bisa melihat penampilan perdana kiper yang kini menjadi kiper ketiga Liverpool, Caoimhin Kelleher.

Saat itu, Liverpool harus digasak 5-0 dengan gol-gol yang dicetak Hourihane, Boyes (GBD), Kodjia (2), dan Wesley. Melihat laga itu banyak pihak juga memberikan pendapat.

Termasuk tentang ide untuk meniadakan Piala Liga, akibat padatnya jadwal untuk klub Liga Inggris. Khususnya, bagi mereka yang harus tampil di ajang konfederasi (Piala Super Eropa) dan antarkonfederasi (Piala Dunia Antarklub).

Namun, pada nyatanya kita melihat ide itu belum akan terealisasi, bahkan dengan keadaan saat ini yang tanpa diduga telah kedatangan tamu tak diundang, Corona. Akibat Corona, semua tim sudah banyak yang mengalami kasus positif Covid-19 pada skuadnya.

Absennya pemain di pertandingan saat ini bukan lagi karena cedera atau faktor akan dijual ke klub lain, melainkan karena positif Covid-19. Namun, berhubung pihak FA (federasi sepak bola di Inggris) dan Premier League tidak ingin melakukan penangguhan kompetisi lagi, maka semua kompetisi tetap berjalan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x