Mohon tunggu...
Deddy Husein Suryanto
Deddy Husein Suryanto Mohon Tunggu... Pengamat Sosial

Penyuka Sepakbola dan Penulis Gadungan, Cinta Indonesia. Jika mencari tempe, silakan kunjungi: https://deddyhuseins15.blogspot.com Iseng-iseng unggah video di https://m.youtube.com/channel/UCmc1Ubhzu3PPCG3XXqcGExg

Selanjutnya

Tutup

Bola Artikel Utama

Mampukah Hazard Warisi Kesuksesan Nomor 7 di Real Madrid?

9 Juni 2019   15:24 Diperbarui: 10 Juni 2019   13:05 0 6 1 Mohon Tunggu...
Mampukah Hazard Warisi Kesuksesan Nomor 7 di Real Madrid?
Eden Hazard dirumorkan akan kenakan nomor 7 di Madrid. (Twitter.com/@MadridistaKroya)

Di pekan ini (7/6), Eden Hazard resmi mendarat ke Santiago Bernabeu sebagai pemain Real Madrid. Bahkan, nilai transfer si pemain asal Belgia ini disebut-sebut lebih mahal dari harga Cristiano Ronaldo. Mengapa demikian?

Salah satu alasan paling logis adalah harga pemain sepak bola masa kini sudah sangat mahal. Sehingga untuk menebus pemain sekaliber Hazard dengan usianya yang masih belum menyentuh angka 30-an cukup normal jika sampai ditebus semahal itu. Tapi, jika dikembalikan ke era Cristiano Ronaldo saat pertama kali merapat ke Real Madrid, tentunya harga Eden Hazard tidak akan sebesar itu. Artinya, Cristiano Ronaldo tetaplah termahal di eranya.

Lalu bagaimana dengan masa depan Hazard di tim pemenang 13 trofi Liga Champions ini?

Jika melihat transformasi permainan Hazard saat berada di Chelsea, dari pemain tengah sampai menjadi penyerang (sayap dan false nine). Maka, di Real Madrid peran Hazard tidak akan jauh-jauh dari posisi itu. 

Perbedaannya adalah Madrid punya pemain di depan yang cukup tajam. Setidaknya jumlah golnya lebih banyak dibandingkan Giroud, Higuain, ataupun Alvaro Morata di setiap musimnya.

Masih adanya Karim Benzema di Los Blancos akan membuat Hazard diplot menjadi pendukung si target-man. Namun dengan naluri mencetak golnya yang cukup tinggi, keberadaan Hazard akan vital bagi Madrid. Karena kebuntuan di lini depan akan diupayakan dapat dipecahkan oleh Hazard.

Catatan penting dari mendaratnya Hazard di Madrid adalah si pemain harus kembali membumi. Hal ini akan cukup sulit bagi Hazard yang sudah terbiasa sangat diandalkan di Chelsea maupun Timnas Belgia. Sehingga, cara terbaik Hazard untuk langsung nyetel dengan klub barunya adalah kembali memijak Bumi.

Yaitu, tidak segera menunjukkan kebesaran ego berdasarkan talentanya. Namun, harus menjadi bagian dari tim dengan mampu menjalin kerja sama yang baik. Satu ciri dari keberhasilan kerja sama itu adalah dengan terbentuknya saling percaya (trustment) antar pemain. 

Di sini Hazard harus percaya dengan kualitas penyelesaian akhir Benzema dan juga harus bersedia berbagi bola dengan Vinicius Junior yang diprediksi akan semakin berkembang di musim depan.

Hazard memang diprediksi akan menghuni satu posisi dari tiga penyerang depan Real Madrid. Kemungkinan besar dia akan berparter dengan Vinicius Jr. dan Benzema. Namun, jika Modric absen maka kemampuan Hazard sebagai pembawa bola yang handal akan semakin bagus jika ditempatkan di tengah atau di belakang Benzema.

Berada di posisi itu Hazard sangat berpotensi menunjukkan kemampuannya untuk tak hanya menggiring bola namun juga berbagi bola. Visi ini memang sangat lekat ke pemain tipe playmaker. Namun, Hazard perlu mencoba kembali mengambil peran ini---seperti saat di Lille dan di masa kepelatihan Conte di Chelsea---untuk membuka peluangnya lebih besar dalam menggapai gelar Ballon d'Or.

Hal ini juga disarankan sebagai upaya adaptasi Hazard di liga baru, karena fokusnya tidak akan langsung pada misi mencetak gol sebanyak-banyaknya, melainkan berupaya mengembalikan Real Madrid ke jalur juara. Inilah yang lebih penting dan sebenarnya diincar oleh Sergio Ramos dkk.

Real Madrid harus kembali bersaing dalam perebutan juara demi mengembalikan gengsi mereka yang jatuh di musim 2018/19 kemarin. Bersama Hazard, Madrid tentunya ingin kembali fokus bersaing kembali dengan Barcelona. Selain itu, target kembali kompetitif di Liga Champions sangat diburu oleh Madrid sebagai pemegang titel terbanyak di kompetisi tertinggi di Eropa tersebut.

Karena Hazard masih bersama timnas Belgia, maka pengenalannya baru dilaksanakan pada 13 Juni nanti. (Screenshot/Twitter.com/@realmadrid)
Karena Hazard masih bersama timnas Belgia, maka pengenalannya baru dilaksanakan pada 13 Juni nanti. (Screenshot/Twitter.com/@realmadrid)
Selain itu, dengan adanya Hazard, Madrid bisa menyusun skema bermain yang lebih rapi---sesuatu yang tidak terjadi ketika Madrid sempat ditinggal oleh Zidane dan kehilangan CR7. Hal ini didasari pada gaya main Hazard yang suka membawa bola lebih lama. Sehingga, dirinya akan lebih suka timnya juga mampu mendominasi permainan daripada bermain pragmatis.

Ditambah pula dengan keberadaan Hazard di tim ini, maka Luka Modric harus kembali bangun dari tidurnya sebagai pemain dan motor serangan yang handal di El Real. Modric harus tampil prima seperti di musim 2017/18 saat membawa Madrid menaklukkan Liverpool di final Liga Champions.

Hal ini penting bagi Modric agar dirinya tidak lekas tersingkirkan oleh keberadaan Hazard yang lebih segar dan lebih menjanjikan pula dalam urusan mencetak gol. Jadi, keberadaan Hazard di Santiago Bernabeu tak hanya sekadar untuk menghadirkan pemain bintang sebagai pengganti nama besar Cristiano Ronaldo. 

Juga untuk menjadi bagian dari regenerasi taktik dan skuad. Diusianya yang masih di pertengahan 20-an tentunya akan diperlukan pemain-pemain yang berprospek jangka panjang. Seperti Vinicius, Mariano Diaz, Lucas Vasquez (yang sudah harus menggaransi tempat di starting line-up), Luka Jovic (pemain baru), dan pemain-pemain muda lainnya.

Luka Jovic juga menjadi rekrutan baru Real Madrid. (Screenshot/Twitter.com/@realmadrid)
Luka Jovic juga menjadi rekrutan baru Real Madrid. (Screenshot/Twitter.com/@realmadrid)

Semoga dengan kehadiran Eden Hazard ke Real Madrid dapat membuat tribun stadion Santiago Bernabeu kembali penuh di setiap pertandingan dan dapat menghadirkan kembali banyak kemenangan serta trofi di setiap akhir musim. Good luck Eden!

Tulungagung, 9 Juni 2019
Deddy Husein S.