Mohon tunggu...
Dean Ruwayari
Dean Ruwayari Mohon Tunggu... Human Resources - Pengangguran Struktural

Belakangan doyan puisi. Tak tahu hari ini, tak tahu esok.

Selanjutnya

Tutup

Politik Artikel Utama

Memahami Krisis Cina-Taiwan, Kenapa Xi Jinping Terobsesi dengan Taiwan?

8 Agustus 2022   08:41 Diperbarui: 8 Agustus 2022   19:02 1207 24 2
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Seorang tentara Taiwan memegang bendera Taiwan dalam latihan militer pada 19 Januari 2021. Foto: AP PHOTO/Chinag Ying-Ying via Kompas.com

Kalau sering mengikuti berita internasional, sudah pasti Anda tidak ketinggalan berita besar dari Taiwan baru-baru ini. Mulai dari kunjungan juru bicara AS Nancy Pelosi yang menarik perhatian; kemudian Cina menanggapi dengan latihan militer; tembakan rudal balistik Cina ke Taiwan; serta berulang kali Cina melatih serangan ke Taiwan. 

Ketika dunia memprotes, Cina ngeyel dan bilang "ini adalah masalah internal beijing." Masalah internal apa itu? Kenapa Cina terobsesi dengan Taiwan?
Artikel ini akan mencoba menjawab pertanyaan tersebut.

Taiwan merupakan sebuah pulau di Laut Cina Selatan. Luasnya sekitar 36.000 kilometer persegi. Jarak taiwan kira-kira 161 kilometer dari daratan Cina. Keduanya dipisahkan oleh selat Taiwan.

Lalu ada deretan negara tetangga Filipina, Korea Selatan, Brunei, Vietnam, dan Jepang. Dari skala peta, semuanya berjarak sepelemparan batu dari Taiwan. Tapi kenapa hanya Cina yang terobsesi dengan pulau kecil itu? 

Taiwan pertama kali muncul dalam catatan Cina selama dinasti Zhou. Kaisar mengirim ekspedisi dan para penjelajahnya menemukan Taiwan. Catatan tersebut merupakan cerita dari sisi Cina. 

Di tahun 1600-an, Taiwan menjadi koloni Belanda. Pelaut Portugis menyebut Taiwan dengan sebutan "ilha formosa" yang artinya "pulau indah". Pemerintahan Belanda di Taiwan berlangsung dari tahun 1624 hingga 1661. 

Pada tahun 1683, Taiwan jatuh ke tangan Cina di bawah kekuasaan dinasti Qing. Di tahun-tahun berikutnya banyak orang Cina bermigrasi ke Taiwan. Kebanyakan orang Cina Hakka. 

Pemerintahan Cina ini berlangsung sampai tahun 1895 karena pada tahun 1895 Cina kalah perang Sino-Jepang I. Dan Taiwan harus diserahkan ke Jepang.

Beberapa dekade kemudian, ketika Jepang kalah Perang Dunia II, Taiwan diperebutkan lagi dan Cina berada di pihak yang menang.

Kemudian disebut Republic of China (Republik Cina) yang disingkat ROC sehingga ROC bermula dari gagasan untuk mengendalikan Taiwan dengan restu dari AS dan Inggris. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Politik Selengkapnya
Lihat Politik Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan