Mohon tunggu...
Dean Ruwayari
Dean Ruwayari Mohon Tunggu... Bukan siapa-siapa.

Penikmat bacaan, musik dan film.

Selanjutnya

Tutup

Cerpen

Pena Dilan "Che Guevara"

30 Oktober 2020   18:15 Diperbarui: 5 November 2020   16:31 62 8 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Pena Dilan "Che Guevara"
Che Guevara (wikipedia.com)

Wajahnya dikenal di seluruh dunia. Mahasiswa kedokteran muda yang menjadi ikon revolusioner. Tapi apakah Che Guevara adalah pejuang heroik orang miskin atau panglima perang kejam yang meninggalkan luka mendalam dan warisan penindasan dalam sejarah. Saatnya menelusuri dilema sejarah Che Guevara ini dalam sidang.

"tenang, tenang....tenang..!" Seru Lukas lantang menenangkan ruang sidang yang menjadi tertib seketika. Wajah penasaran terlukis di wajahnya "Hei, di mana aku pernah melihat pria itu sebelumnya?"

"Ahem... Yang Mulia, ini Ernesto Che Guevara. Dia adalah tersangka kita hari ini. " Jawab Markus si pembela yang terlihat bersemangat siang ini. Ia melanjutkan, "Di awal 1950-an, ia meninggalkan kehidupan istimewa sebagai mahasiswa kedokteran di Argentina dan bepergian melalui pedesaan Amerika Latin. Kemiskinan dan kesengsaraan yang dia saksikan meyakinkannya bahwa menyelamatkan nyawa membutuhkan lebih dari sekedar obat dan stetoskop"

Penuntut tidak mau kalah semangat, ia menimpali, "aha... Jadi dia menjadi teroris, berusaha untuk menggulingkan pemerintah daerah dengan kekerasan." 

Pembela menanggapinya dengan santai "Pemerintah wilayah itu adalah oligarki yang brutal. Kolonialisme mungkin secara resmi berakhir, tapi para elit masih menguasai semua kekayaan. Perusahaan Amerika membeli tanah yang awalnya disita dari masyarakat adat dan menggunakannya untuk keuntungan dan ekspor, bahkan membiarkan sebagian besar tidak dibudidayakan sementara penduduk setempat kelaparan."

Ada yang menekan tombol kejut di otaknya, alis Hakim membentuk huruf V. Ia bertanya, "Tidak bisakah mereka memilih lewat pemilu untuk mengubahnya?"

"Oh, mereka mencoba, Yang Mulia. Pada tahun 1953, Che datang ke Guatemala di bawah pemerintahan Presiden Rbenz yang dipilih secara demokratis. Rbenz melewati reformasi untuk mendistribusikan kembali beberapa tanah yang tidak diolah ini kembali ke rakyat sambil memberi kompensasi kepada pemilik tanah. Tapi dia digulingkan dalam kudeta yang disponsori Amerika."

"Keberatan Yang Mulia. Militer ikut melindungi dari penyitaan properti pribadi dan ancaman pengambilalihan komunis." Penuntut tak terima dengan narasi barusan.

"Keberatan ditolak, pembela lanjutkan!" Seru Hakim.

"Mereka melindungi keuntungan perusahaan dan Che melihat bahwa mereka justru akan menggunakan komunisme untuk menggulingkan pemerintah yang mengancam keuntungan tersebut. Jadi dia mengambil pelajaran Guatemala dan pergi bersamanya ke Meksiko. Di sana, dia bertemu dengan kaum revolusioner Kuba yang diasingkan dan memutuskan untuk membantu membebaskan negara mereka."

Penuntut menjadi tidak sabaran, "Maksud Anda membantu Fidel Castro mengubah Kuba yang sedang bersemangat dalam pembangunan menjadi kediktatoran."

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
VIDEO PILIHAN