Mohon tunggu...
David F Silalahi
David F Silalahi Mohon Tunggu... Ilmuwan - ..seorang pembelajar yang haus ilmu..

..berbagi ide dan gagasan melalui tulisan... yuk nulis yuk.. ..yakinlah minimal ada satu orang yang mendapat manfaat dengan membaca tulisan kita..

Selanjutnya

Tutup

Humor Pilihan

Tersambo-sambo Menuju Kualanamo

24 Agustus 2022   19:56 Diperbarui: 24 Agustus 2022   20:17 1106
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi (kochiefrog.com)

Akhirnya kami dipanggil untuk naik ke pesawat. Namun gate nya berpindah ke A5. Sontak penumpang ngedumel. Haha. Dikerjain nih. Kasian yang bawa anak kecil. Kasian yang bawa beberapa tas. 

Tadi sudah bergeser dari A3 ke A4.

Lalu ini masih harus pindah ke A5. Itupun turun tangga. Tidak ada garbarata. Pintu flexible yang biasanya menghubungkan pesawat dengan koridor ruang tunggu. 

Sempurna penderitaan saya yang menggeret koper dan menggendong tas. Haha

Tepat jam 16.55 saya berada dalam pesawat. Duduk dekat jendela. Menatap keluar. Lalu teringat kisah heboh Sambo di Duren Tiga. Tadi ditayangkan TV di ruang tunggu. 

Rapat DPR dengan Kapolri. Pengakuan yang berubah-ubah. Mirip dengan kejadian sore ini. Drama gate boarding yang berubah-ubah. Ditambah dengan delay.

Saya cubit lengan. Memastikan ini bukan khayalan semata. Ternyata sakit. Benar nyata.

Kami penumpang superjet tujuan Kualanamu akhirnya terbang pada 17.45 meski sempat tersambo-sambo. Haha

Semoga artikel ini dibaca oleh pegawai Kementerian Perhubungan. Tolong dong Pak. Tolong dong Bu. Evaluasi ini maskapai yang suka delay. Pembiaran loh ini.  Ayo,  tegur dong. Kalau tidak ada perbaikan. Jewer. Cabut aja izin nya sekalian.

Terbang tersuper tersambo (dokpri)
Terbang tersuper tersambo (dokpri)

Bagi manajemen superjet. Tolong fair ke penumpang. Jika memang delay, segera umumkan. Jika tidak ada kompensasi pun katakan saja. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humor Selengkapnya
Lihat Humor Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun