Mohon tunggu...
David F Silalahi
David F Silalahi Mohon Tunggu... ..seorang pembelajar yang haus ilmu..

..berbagi ide dan gagasan melalui tulisan... yuk nulis yuk.. ..yakinlah minimal ada satu orang yang terberkati dengan membaca tulisan baik dari kita..

Selanjutnya

Tutup

Film Pilihan

[Silat Betawi vs Silat "Gado-Gado"] Menanti Iko Uwais vs Scott Adkins

7 Juni 2020   06:24 Diperbarui: 7 Juni 2020   08:34 103 18 3 Mohon Tunggu...
Lihat foto
[Silat Betawi vs Silat "Gado-Gado"] Menanti Iko Uwais vs Scott Adkins
 Adegan dalam Triple Threat (imdb.com)

Rasanya penggemar film laga Indonesia, pasti tak asing dengan Iko Uwais yang sedang naik daun. Sosok maskulin, ganteng, kalem, pasti bikin para cewek klepek-klepek. Hehe 

Iko membintangi beberapa film nasional maupun internasional. Demikian pula Scott Adkins, tentu pembaca banyak yang mengenal pemain film action yang sukses mendapatkan penggemar di seluruh dunia ini. Mari kita ulas sosok kedua bintang 'adu jotos' ini.

Mengenal sosok Iko Uwis, yang karirnya merangkak hingga menuju puncak
Awalnya suami penyanyi Audy ini hanya bekerja menjadi driver pada perusahaan telekomunikasi. Gareth Evans berperan besar mengubah perjalanan hidupnya. Pada tahun 2007, bakat silat Iko ditemukan oleh sang sutradara film Wales, yang sedang syuting untuk sebuah film dokumenter silat di sekolah silat Iko. Pencak silat di perguruan asuhan pamannya, Tiga Berantai, yang beraliran silat Betawi.

Sejak berusia 10 tahun, Iko, yang nama aslinya Uwais Qorny, telah belajar seni bela diri.  Pada tahun 2003, ia meraih peringkat ketiga pada turnamen pencak silat tingkat DKI Jakarta. Pada tahun 2005, ia menjadi pesilat terbaik dalam kategori demonstrasi pada Kejuaraan Silat Nasional.

Karisma alami Iko yang besar di depan kamera mendorong Evans untuk menjadikan dia sebagai pemeran utama untuk film seni bela diri pertamanya, Merantau. Yang kemudian berlanjut pada The Raid: Redemption yang dirilis dipanggung internasional. 

Film the Raid: Redemption ini sukses mencuri perhatian dan pujian dari kritikus internasional, dinobatkan sebagai adegan laga yang terbaik. Koreografi silatnya nampak natural dan terkesan nyata. 

Evans sukses memoles Iko, menaikkan pamornya di panggung layar lebar dunia. Tak heran jika produser Hollywood tertarik mengajak Iko untuk beradu peran dalam film internasional.

Film 'Merantau' (ultimateactionmovies.com) 
Film 'Merantau' (ultimateactionmovies.com) 

Film Man of Tai Chi release pada Juli 2013 menjadi film Hollywood pertama yang dimainkan Iko. Meski hanya menjadi cameo, dia sukses mencatatkan nama pada panggung internasional. Lalu, dia  mendapat kesempatan bermain di film Star Wars  The Force Awakens pada tahun 2015.  Perlahan tapi pasti, akting Iko Uwais semakin diperhitungkan. Tahun 2017, dalam film Beyond Skyline Iko didaulat menjadi salah satu bintang utama. Tahun 2018, Iko berperan sebagai Li Noor, ia beradu akting dengan Mark Wahlberg dalam film Mile 22. 

Tahun lalu malah ada tiga film hollywood yang melibatkan Iko sebagai salah satu bintangnya, yaitu: Tripple Thread, Stuber, dan China Express. Awal tahun 2020 dikabarkan kalau Iko kembali mendapat kesempatan berakting di film Snake Eyes. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x