Mohon tunggu...
Darwin Arya
Darwin Arya Mohon Tunggu... Foto/Videografer - Hotel Photographer

Photographer Specialized in Hotel & Resorts

Selanjutnya

Tutup

Wisata Pilihan

Ada 'UFO' Berendam di Saus Thailand

6 Maret 2016   09:39 Diperbarui: 19 Oktober 2016   15:44 26 1 1
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun

 [caption caption="Dimsum UFO Cak Asmo / dap"][/caption]

Denpasar - Tiga buah 'UFO' datang menghampiri kami setelah 14 menit dipesan, Jumat (4/3) malam. Satu persatu dari mereka lantas terbang meninggalkan steam bamboo basket yang kemudian nyemplung sejenak di saus Thailand. Setelah itu, hap! Mereka lenyap seketika di balik rongga mulut.

Ketiga UFO mungil tadi adalah salah satu pilihan menu dimsum depot Cak Asmo cabang Renon yang terletak di jalan Tukad Gangga no 88Y, Denpasar. Dijuluki UFO karena bentuknya menyerupai piring terbang yang biasa ditumpangi makhluk alien.

Lapisan kulit dimsum berwarna putih nyaris transparan. Pinggiran kulit dibiarkan menjuntai seolah-olah membentuk piringan cakram. Ada pula tonjolan pada bagian tengahnya. Berisi olahan daging ayam, udang, jamur kuping dan daun bawang. Teksturnya kenyal dan lembut. Daging ayamnya terasa dominan.

Cita rasa dimsum makin nendang ketika dicocol saus Thailand. Saus Thailand-nya ini menarik. Warnanya bening dengan rasa yang belum pernah saya cicipi sebelumnya. Dominan manis, tapi ada sedikiiit sekali rasa asam.

Selain dimsum, ada banyak pilihan menu yang bisa dipesan. Ada udang, ikan, kepiting, cumi, ayam, sup dan lain sebagainya. Cenderung ke hidangan chinese food. Pada kesempatan itu, kami memesan seporsi udang telor asin (ukuran kecil) dan ayam koloke. Sementara untuk minumannya, es jeruk dan wedang jahe panas.

Proses memasak tak memerlukan waktu lama. Seluruh hidangan tersaji dalam hitungan kurang dari 20 menit. Perinciannya adalah, minuman 9 menit, dimsum 14 menit dan menu utama (serta dua porsi nasi) 18 menit.

[caption caption="Udang Telor Asin Cak Asmo / dap"]

[/caption]

Meski judul porsi udang telor asinnya berukuran small, namun buat kami, sudah cukup disantap berdua. Udangnya terasa renyah dan gurih. Makin nikmat karena ada rasa masir dari kuning telur asin yang membalut seluruh bagian udang.

Menariknya, sewaktu saya melahapnya utuh (tanpa menyisakan buntut), lidah saya tidak terluka. Sekedar informasi, udang memiliki "senjata" pertahanan berupa jarum di bagian kepala dan buntut. Apakah kedua jarum itu sudah dibuang sebelumnya? Bisa jadi.

[caption caption="Ayam Koloke Cak Asmo / dap"]

[/caption]

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Wisata Selengkapnya
Lihat Wisata Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan